PT Citra Makmur Jaya Lestari Bidik Penjulan Hingga Rp 100 Miliar di Tahun 2019

Oleh : Ridwan | Jumat, 15 Maret 2019 - 19:05 WIB

Direktur Utama PT Citra Makmur Jaya Lestari, Gunawan Wijaya (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Direktur Utama PT Citra Makmur Jaya Lestari, Gunawan Wijaya (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Citra Makmur Jaya Lestari menargetkan total penjualan di tahun 2019 mencapai Rp100 miliar atau meningkat 30 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Citra Makmur Jaya Lestari Gunawan Wijaya saat dihubungi Industry.co.id di Jakarta, Jumat (15/3).

"Target kita tahun ini bisa naik hingga 30 persen, mudah-mudahan sampai Rp100 miliar," kata Gunawan.

Demi tercapainya target tersebut, tambah Gunawan, pihaknya telah menyusun berbagai strategi untuk menarik pasar khususnya di dalam negeri diantaranya, Pertama, memperbanyak motif dan meningkatkan kualitas produk.

"Kita akan perbanyak motif yang tidak diproduksi di dalam negeri, serta meningkatkan kualitas yang lebih baik," terangnya.

Strategi Kedua, membanjiri pasar dalam negeri ke berbagai outlet ke seluruh Indonesia. "Kita akan sebar ke seluruh provinsi di Indonesia," ungkap Gunawan.

Selanjutnya, Ketiga, memperbanyak pelanggan potensial di seluruh pelosok Tanah Air. Keempat, meningkatkan pelayanan service ke semua pelanggan.

"Kami optimis dengan strategi tersebut mampu mendongkrak penjualan di tahun ini," imbuhnya.

Selain itu, produsen merek QnQ Gress dan Lovina Tile ini juga masif mengikuti pameran-pameran salah satunya Keramika yang saat ini tengah berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) hingga tanggal 17 Maret 2019.

Dalam pameran tersebut, PT Citra Makmur Jaya Lestari membawa beberapa produk andalannya serta memperkenalkan produk baru yang sangat diperlukan di pasar Indonesia.

Dalam pameran Keramika 2019, Gunawan menargetkan dapat meraup omzet hingga mencapai Rp 10 miliar jika dibandingkan tahun sebelumnya.

"Di Keramika 2019, target kita Rp10 miliar. Alhamdulillah kita punya pasar sendiri yang tidak berpengaruh kepada yang lain," tutup Gunawan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bersama Anindya Bakrie saat berfoto bersama Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:30 WIB

Bertemu Menteri Investasi Inggris, Bahlil Pastikan Kerja Sama RI-Inggris Bakal Diteken pada KTT G20 di Bali

Di sela kunjungan kerjanya ke Davos, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone kemarin siang (25/5)…

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:00 WIB

Ini Kontribusi 50 Tahun HIPMI untuk Indonesia Menuju Era Keemasan

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sedang menuju era keemasan yang tahun ini akan menginjak usia 50 tahun. Anggota HIPMI di seluruh Indonesia akan tetap berjuang untuk membangun ekonomi…

Mentan SYL menyaksikan Porang yang akan diolah

Kamis, 26 Mei 2022 - 14:52 WIB

Kementan Dukung Investor Bangun Pabrik Olahan Porang Skala Besar di Lombok Barat

Pabrik pengolahan porang menjadi tepung glukomanan berkadar 90 persen mulai dibangun di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

PT Alkindo Naratama Tbk (“ALDO”

Kamis, 26 Mei 2022 - 14:07 WIB

Laba Bersih ALDO Melesat 70,8% pada Kuartal I-2022

PT Alkindo Naratama Tbk (“ALDO”), emiten yang bergerak pada bisnis kertas dan bahan kimia yang terintegrasi, terus meraih kinerja yang positif pada awal tahun 2022 dengan bukukan kenaikan…

Willy Bintoro Chandra, Pembina DPD Aspadin Jawa Tengah

Kamis, 26 Mei 2022 - 12:00 WIB

Pelabelan BPA Pada AMDK Galon Guna Ulang Dinilai Diskriminatif

Willy Bintoro Chandra, Pembina DPD Aspadin Jawa Tengah, mengatakan dampak kebijakan BPOM yang mewajibkan pelabelan “berpotensi mengandung BPA” khusus pada AMDK galon guna ulang sangat diskriminatif…