Manulife Tolak Berdamai, Gugatan Johan Solomon Terus Berjalan

Oleh : Hariyanto | Rabu, 13 Februari 2019 - 19:10 WIB

Gugatan Johan Solomon Terus Berjalan
Gugatan Johan Solomon Terus Berjalan

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sidang gugatan terhadap PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia terus berjalan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat. Kali ini majelis hakim mengagendakan sidang mediasi antara penggugat dan tergugat. 

Mediasi dihadiri oleh Kuasa Hukum tergugat, Gorbi Abdullah, beserta pimpinan PT Manulife. Dari pihak pengggugat hadir advokat Husendro beserta kliennya, Johan Solomon. 

“Dalam proses mediasi, pihak penggugat masih bersedia untuk melakukan perdamaian. Tetapi dari pihak tergugat PT Manulife memutuskan untuk tidak mau berdamai dan meminta untuk dilanjutkan ke proses persidangan,” kata Husendro, dalam keterangan pers yang diterima INDUSTRY.co.id, Rabu (13/2/2019). 

Husendro menjelaskan, karena tidak ada kesepakatan untuk berdamai dari kedua belah pihak maka mediator memutuskan proses mediasi gagal dan berlanjut ke persidangan pokok perkara. “Persidangan dilanjutkan pada Rabu 20 Februari 2019," jelas Husendro. 

Perkara berawal ketika terbit Polis Asuransi Jiwa Manulife atas nama S.K Johny pada 30 Oktober 2014 dengan ketentuan pembayaran premi per tahun sebesar US$27.664 dan uang pertanggungan sebesar US$500 ribu. Setelah dua tahun berjalan, tepatnya Selasa 11 Oktober 2016, pemegang polis atas nama S.K Johny wafat.

Johan Solomon sendiri merupakan kakak dari almarhum S.K Johny. Selaku ahli waris, pada 17 Oktober 2016, dia mendatangi kantor Manulife di Sampoerna Strategic Square, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta untuk mengurus pengajuan klaim asuransi. 

Johan memenuhi seluruh persyaratan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Ketentuan Umum Polis pasal 10 ayat 10.2 huruf (a) juncto UU 40/2014 tentang Perasuransian. Tetapi, respons dari Manulife tidak diduga. Dengan meminta persyaratan-persyaratan klaim yang intinya mempersulit pencairan klaim pertanggungjawaban.

Pada 21 Agustus 2017, Manulife secara resmi mengeluarkan surat penolakan seluruh klaim yang seharusnya menjadi hak ahli waris. Dengan dalih almarhum selaku pemegang polis telah memberikan keterangan yang tidak benar.

Pihak Manulife malah meminta Johan untuk menandatangani formulir pengembalian premi yang sudah dibayarkan pemegang polis selama dua tahun. Permintaan itu ditolak Johan.

Menurut Husendro, seharusnya, kewajiban Manulife yang sesuai perjanjian dengan pemegang polis adalah membayar pertanggungan 100 persen dengan total nilai US$500 ribu dolar yang jika dirupiahkan berkisar Rp 6,7 miliar.

Tetapi, Manulife secara ilegal dan sepihak mentransfer pengembalian premi yang sudah dua tahun dibayarkan oleh almarhum S.K Johny langsung ke rekening pribadi milik Johan Solomon sebesar Rp 730 juta.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aksi sosial MINISO di bulan Ramadhan ajak konsumen berdonasi online untuk para korban banjir Sentani, Jayapura

Sabtu, 25 Mei 2019 - 00:25 WIB

Aksi sosial MINISO di bulan Ramadhan ajak konsumen berdonasi online untuk para korban banjir Sentani, Jayapura

Aksi sosial MINISO di bulan Ramadhan ajak konsumen berdonasi online untuk para korban banjir Sentani, Jayapura

LIBURAN SEKOLAH PLUIT VILLAGE HADIRKAN KARAKTER DORA DAN BOOTS

Sabtu, 25 Mei 2019 - 00:13 WIB

LIBURAN SEKOLAH PLUIT VILLAGE HADIRKAN KARAKTER DORA DAN BOOTS

LIBURAN SEKOLAH PLUIT VILLAGE HADIRKAN KARAKTER DORA DAN BOOTS

BTN bakal kelola dana dan fasilitasi kredit bagi anggota dan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL)

Jumat, 24 Mei 2019 - 23:44 WIB

Tingkatkan Bisnis, BTN Gandeng Lemhanas

akarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menjalin kerjasama dengan Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) dalam pengelolaan dana dan pemanfaatan jasa layanan perbankan

Dirut Perum Jamkrindo Randi Anto memberikan santunan Yatim di Jakarta

Jumat, 24 Mei 2019 - 22:42 WIB

Perum Jamkrindo Bagikan Ribuan Paket Sembako dan santunan

Jakarta - Perum Jamkrindo secara rutin melaksanakan kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar dalam rangka berbagi berkah pada bulan Ramadan. Selain dilaksanakan di kantor pusat, kegiatan sosial…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Jumat, 24 Mei 2019 - 19:45 WIB

Kemenperin Terus Bidik Investasi dari Taiwan

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus membidik muculnya investasi-investasi baru bidang industri dari Taiwan.