INDUSTRY.co.id - Target pemerintah menyediakan sejuta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terbantu oleh pembangunan apartemen dengan harga terjangkau. Karena itu, menurut Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Syarif Burhanuddin, pemerintah telah berhasil mencapai 70 persen dari target.
"Program sejuta rumah sampai 20 November ini, sudah 700 ribu lebih rumah yang kita bangun. Jadi, sudah 70 persenlah," kata Syarif saat menyaksikan peresmian Apartemen Riverview Residence di kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (30/11/2016)
Menurutnya, apartemen murah, atau yang biasa disebut dengan rumah susun (rusun) dapat menjadi alternatif prioritas bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki rumah.
"Rusun ini bisa untuk memenuhi kebutuhan rumah. Dengan pembangunan secara vertikal, ini bukan lagi dianggap pilihan, tetapi alternatif prioritas," ujar Syarif.
Ditanya mengenai progres pencapaian program satu juta rumah di tahun ini, Syarif mengaku bahwa lebih dari 700 ribu rumah sudah dibangun, guna menyukseskan program tersebut.
Dia mengaku bahwa pihaknya akan terus mengejar sisa rumah yang belum dibangun pada 2017 mendatang, sekaligus merencanakan lagi program sejuta rumah, guna memenuhi backlog, atau kurangnya ketersediaan rumah yang angkanya mencapai 11,4 juta.(iaf)