INDUSTRY.co.id - PT Jababeka PP Properti meresmikan pembangunan tower pertama apartemen Riverview Residence, di kawasan Industri Jababeka, Cikarang Baru, Jawa Barat. Ini adalah proyek pertama perusahaan patungan antara PT PP Properti Tbk (PPRO) dengan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.
Rencananya, apartemen yang menyasar pekerja kawasan industri itu akan terdiri dari empat tower, yakni Tower Mahakam, Tower Bengawan, Tower Kapuas, dan Tower Barito di atas lahan seluas 2,5 hektare.
Direktur Utama PT PP Properti Tbk, Taufik Hidayat mengatakan, melalui peresmian pembangunan tower pertama, yakni Tower Mahakam, PPRO dan Jababeka ingin membuktikan diri sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Tanah Air.
"Selain itu, momen ini juga merupakan wujud kesungguhan kami untuk menghadirkan varian produk-produk yang berkualitas bagi konsumen, ujar Taufik di lokasi proyek, kawasan Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (30/11/2016).
Taufik mengungkapkan, untuk proyek pertama joint venture ini pihaknya menggelontorkan Rp75 miliar, di luar aspek konstruksinya. Rinciannya, Jababeka tetap memegang saham sebesar 51 persen, sementara PP Properti memiliki 49 persen sisanya.
"Sementara, untuk total pendapatan kami menargetkan Rp1-1,3 triliun untuk empat tower dengan total 3.600 unit," katanya.
Sebagai perusahaan BUMN, kata Taufik, perusahaan memang sengaja menggaet Jababeka untuk mendukung program pemerintah menggenjot ketersediaan satu juta rumah. Karena itu, empat tower di Riverview Residence akan dipasarkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, terutama para pekerja yang berada di kawasan industri Jababeka itu sendiri.
"Makna proyek ini bagi kami adalah, karena kami punya komitmen pada program satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah. Ini kami wujudkan dengan proyek empat tower ini, di mana satu tower-nya sudah terjual habis," ujarnya.
Senada, Direktur Jababeka Sutedja S. Darmono mengatakan, dngan meluncurkan Riverview Residences, Jababeka dan PP Properti berupaya memenuhi kebutuhan tempat tinggal dengan harga yang terjangkau bagi pekerja di kawasan industri Jababeka dan masyarakat Cikarang dan Bekasi pada umumnya.
"Sebagai kawasan merupakan kota mandiri yang sudah matang dengan industri yang terus berkembang dan terus menciptakan jumlah middle class income yang semakin bertambah sehingga kebutuhan akan hunian yang layak, nyaman, modern namun terjangkau menjadi bagian yang penting dalam pengembangan kami," ujar Sutedja.
Sebagai apartemen untuk masyarakat berpenghasilan rendah, tentu saja Riverview Residence bisa dimiliki dengan pola pembiayaan KPR FLPP.
Meski begitu, Riverview Residence akan dilengkapi sejumlah fasilitas yang mumpuni seperti kartu akses penghuni, kamera CCTV dan keamanan 24 jam, lapangan badminton, lapangan basket, jogging track, dan fitness centre. Selain itu ada juga fasilitas ATM centre dan area komersial lainnya, untuk memudahkan pemenuhan kebutuhan sehari-sehari.
Kemudian, ada juga aesthetic garden dan eco garden, yang dapat digunakan sebagai tempat bersantai di akhir pekan. Fasilitas parkir basement dua lantai juga disiapkan untuk menampung kendaraan milik penghuni.
Tower Mahakam memiliki fitness centre dan area komersial. Tower ini terdiri dari 19 lantai dengan total 935 unit yang terdiri dari 920 unit, terdiri dari type 21 dan type 42 yang saat ini sudah terjual lebih dari 60 persen.
Pembangunan Tower Mahakam dimulai pertengahan tahun 2016 dan akan mulai serah terima pada Desember 2018, secara keseluruhan pembangunan Riverview Residence akan selesai pada tahun 2021.(iaf)