INDUSTRY.co.id, Jakarta - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyelenggarakan Konferensi Internasional Asosiasi Perawat Nasional Indonesia untuk peningkatan kualitas pelayanan keperawatan yang berlangsung pada 1 hingga 2 Desember 2018. Untuk pertama kalinya acara ini gelar dan diikuti oleh The Internasional Council of Nurses sebagai asosiasi keperawatan dunia lebih dari 135 negara.
“Penyelenggaraan konferensi internasional ini diharapkan akan mendatangkan manfaat dalam mengembangkan kapasitas anggota PPNI yang berjumlah sedikitnya 456.801 orang dengan pertambahan rata-rata 35.000 sampai 45.000 per tahun,” kata Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Harif Fadhillah dalam keterangan resminya, Sabtu (1/12/2018).
Lebih lanjut, PPNI merupakan anggota International Council of Nurses (ICN) ke-129 di tingkat dunia dan secara aktif terlibat dalam forum-forum regional ICN seperti Alliance of Asian Nurses Association (AANA) dan Asia Workforce Forum (AWFF). PPNI juga masuk sebagai organisasi profesi dalam pembahasan pertukaran jasa tenaga kesehatan dalam kerangka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Ia menambahkan, konferensi internasional merupakan salah satu sarana untuk mengkomunikasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan terkini berdasarkan hasil-hasil penelitian dari Indonesia dan dari berbagai negara di dunia, membangun dan memperkuat jejaring antar profesi keperawatan dan stakeholder multinasional, dan menyebarluaskan pengalaman dan pengetahuan terkini tentang peningkatan kualitas pelayanan keperawatan dan aspek-aspek yang memengaruhinya (pendidikan, penelitian, dan kebijakan.
Peserta konferensi internasional ini diikuti sekitar 250 orang dari berbagai negara antara lain Malaysia, Jepang, Arab Saudi, Filipina, dan Kuwait yang terdiri dari praktisi, akademisi, manajer, peneliti, dan mahasiswa dari profesi keperawatan dan profesi kesehatan lainnya.