INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Pertamax Series pada saat Natal dan Tahun Baru akan meningkat sebanyak lima persen.

Advertisement

Data dari Pertamina di Jakarta, Senin (26/11/2018) , memprediksikan konsumsi BBM jenis gasoline (Premium dan Pertamax Series) akan meningkat sekitar lima persen dibandingkan kondisi normal yakni dari sekitar 94.000 Kilo Liter (KL) menjadi sekitar 99.000 KL.

Sementara konsumsi BBM jenis gasoil (Solar dan Dex series) meningkat sekitar dua persen dibandingkan masa normal dari 40.000 KL menjadi sekitar 41.000 KL. Adapun puncak konsumsi diperkirakan akan terjadi pada 21 Desember 2018, jelang libur Natal. Sementara itu, untuk Stok LPG Pertamina akan menyiapkan tambahan alokasi LPG PSO (Public Service Obligation/ Subsidi) dan NPSO (Non PSO/Non Subsidi) mencapai sekitar 3 persen dari normal.

Advertisement

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan LPG, Pertamina menyiagakan seluruh Region pemasaran "build up stock" di agen dan pangkalan, dengan memaksimalkan SPBU dan modern outlet sebagai etalase dan penjualan LPG 3 kg dan 12 kg. Pertamina juga menyediakan Bright Gas 5,5 kg sebagai tambahan supply LPG rumah tangga. Pasokan ditingkatkan melalui stock build up di SPPBE, penyiagaan SPPBE di Jalur Wisata dan daerah rawan kemacetan.

Untuk kelancaran, Pertamina akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan dukungan seperti dari pihak kepolisian terkait langkah pengamanan terhadap pelaksanaan pendistribusian BBM dan LPG, dimana pada beberapa titik dapat mengakibatkan kemacetan, dukungan terhadap pengamanan objek vital.

Advertisement

Dalam catatan Antara, Pertamina juga bekerjasama dengan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) dan Satgas Badan Geologi untuk mengantisipasi kendala di daerah-daerah rawan macet dan longsor, perbaikan jalan, terminal, dll. Serta pembentukan posko satgas bersama dengan KESDM, BPH Migas dan Hiswana Migas.

BUMN ini juga menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) jelang perayaan Natal dan tahun baru masih aman

Advertisement