Asuransi Jasindo Beri Pelatihan Pariwisata di Danau Toba

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 23 November 2018 - 15:53 WIB

Para Peserta Pelatihan Pariwisata yang Diselenggarakan oleh Asuransi Jasindo di Danau Toba, Sumut.
Para Peserta Pelatihan Pariwisata yang Diselenggarakan oleh Asuransi Jasindo di Danau Toba, Sumut.

INDUSTRY.co.id - JAKARTA—Industri Pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang jadi primadona bagi Indonesia, khususnya dalam 4 tahun terakhir ini. Sektor Pariwisata digadang gadang  akan menempati urutan tertinggi penyumbang devisa negara dan penghasil tenaga kerja pada tahun 2020. Juga  pertumbuhan pariwisata Inonesia menjadi yang tercepat ke-9 di dunia, nomor 3 di kawasan Asia, dan no 1 di Asia Tenggara versi World Travel & Tourism Council (WTTC).

Hal ini tentunya  tidak lepas dari berbagai inisiatif kebijakan dalam konsep 3A2P yaitu Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, penguatan Promosi, dan peningkatan kapasitas Pelaku pariwisata yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah bersama-sama dengan berbagai elemen masyarakat untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata.

Sebagai bagian dari Pemerintah, Asuransi Jasindo yang merupakan salah satu BUMN juga turut serta dalam pelaksanaan program “BUMN Hadir untuk Negeri”, yaitu melaksanakan tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang difokuskan kepada percepatan pembangunan infrastruktur dan pengabdian masyarakat lokal termasuk di bidang pariwisata.

“Sudah menjadi komitmen Asuransi Jasindo untuk selalu mendukung upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi dan pariwisata di seluruh Nusantara, khususnya di 10 destinasi prioritas yang telah ditetapkan Pemerintah,” kata Untung Hadi Santosa, Direktur Asuransi Jasindo.

Hadi  menambahkan bahwa program PKBL kali ini menitik-beratkan kepada peningkatan kualitas SDM akan sadar wisata di daerah Danau Toba yang menjadi salah satu dari 10 destinasi prioritas, sejalan dengan konsep “Atraksi dan peningkatan kapasitas Pelaku pariwisata” yang sedang giat-giatnya dilakukan.

Sebagai salah satu destinasi yang sedang diprioritaskan pengembangan pariwisatanya, Danau Toba memiliki banyak keistimewaan termasuk merupakan danau terluas dan terdalam se Asia-Tenggara; bahkan kedua terbesar di dunia, kaya akan budaya khas Batak, memiliki panorama menakjubkan dari berbagai sudut pandang, udara yang sejuk dan nyaman, dan masih banyak lagi.

Reni Rizal selaku Kepala Biro PKBL Asuransi Jasindo menyampaikan bahwa Asuransi Jasindo bekerjasama dengan Speak To Lead – Training & Event Management di bawah pimpinan Ren Tobing mengadakan pelatihan kepariwisataan dengan tema “Peningkatan Sadar Wisata Bagi Pelaku Pariwisata di Wilayah Sumatera Utara Khususnya Kawasan Danau Toba” pada tanggal 21-22 November 2018 di Parapat, Danau Toba.

“Sebuah destinasi pariwisata yang berkelanjutan perlu menciptakan interaksi antara wisatawan dengan masyarakat lokal sehingga memberikan pengalaman menarik dan tak terlupakan bagi wisatawan. Dan dengan pelatihan ini diharapkan dapat mendukung pencapaian hal tersebut sehingga dapat memberikan kontribusi dan dampak yang sangat baik bagi masyarakat dalam meningkatkan pertumbuhan pariwisata Danau Toba,” tutupnya. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Uang (Ilustrasi)

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:31 WIB

Catat, Ini Debitur yang Boleh "Libur" Nyicil ke Bank

Pemerintah memberikan perlakuan khusus kepada debitur yang mengalami kesulitan pembayaran utang ke bank. Debitur itu antara lain termasuk dalam sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan,…

Pertamina Lubricants Sterilisasi Kantor, Produksi dan Distribusi

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:30 WIB

Pertamina Lubricants Sterilisasi Kantor, Produksi dan Distribusi

Sebagai upaya untuk mencegah semakin menyebarnya wabah Covid-19, Pertamina Lubricants, anak usaha PT Pertamina (Persero), melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan ke seluruh fasilitas…

Joko Intarto

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:10 WIB

Ketika Si Miskin Jadi Tersangka

Juru bicara tim penanggulangan Covid-19 Achmad Jurianto bikin blunder. Lewat pernyataannya, Achmad Jurianto menyebut orang miskinlah biang kerok penyebaran virus mematikan itu.

Cashlez gandeng artajasa dan sopheepay

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:00 WIB

Caslez Tingkatkan Transaksi Non Tunai Cegah Penularan Virus Corona

PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (“Cashlez” atau “Perseroan”), sebagai perusahaan Financial Technology (FinTech) yang bergerak di bidang Payment Gateway ikut berpartisipasi dalam hal…

Corona Virus (Ist)

Minggu, 29 Maret 2020 - 08:50 WIB

Wali Kota Bekasi Benarkan Seorang Kepala Dinas Positif Corona

Wabah virus Corona (COVID-19) telah menjamah hingga ke lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Salah satu pejabat Pemkot Bekasi terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona.