Sinergi dengan BUMN Karya, Krakatau Steel Siap Pasok Baja untuk Kebutuhan Infrastruktur Negara

Oleh : Ridwan | Jumat, 23 November 2018 - 15:45 WIB

Krakatau Steel (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Krakatau Steel (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero) melakukan Kerja sama Penyediaan Produk Baja Untuk Pembangunan Proyek-Proyek Infrastruktur Pemerintah Dan Swasta.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara Krakatau Steel dengan enam BUMN Karya tersebut.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim, Direktur Utama Nindya Karya Indradjaja Manopol, Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana, Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra, dan Direktur Operasional II Hutama Karya Suroto.

Penandatanganan disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno dan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius K. Ro.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menyambut baik kerja sama tersebut.

Ia pun mengapresiasi para BUMN yang telah melakukan sinergi untuk kepentingan pembangunan infrastruktur Nasional. Sekaligus menguatkan peran BUMN sebagai agen pembangunan.

"Kerja sama antara Krakatau Steel dan BUMN - BUMN Karya ini sebenarnya sudah berjalan sejak lama. Namun ditegaskan kembali dalam bentuk sinergi yang lebih kuat dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur Nasional. Terima kasih kepada Krakatau Steel dan BUMN Karya yang sudah bersinergi dengan baik,” kata Fajar Harry Sampurno di Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius Kiik Ro menambahkan, kerja sama ini merupakan bentuk sinergi yang baik dalam mendukung pembangunan infrastruktur.

"Diharapkan Krakatau Steel pun dapat terus meningkatkan kualitas produknya demi terciptanya produk infrastruktur yang baik dan modern," ujar Aloy

Sementara itu, Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengungkapkan, pihaknya sebagai produsen baja terbesar di tanah air berkomitmen untuk memacu pembangunan infrastruktur melalui hasil kualitas baja yang baik.

Adapun beberapa proyek infrastruktur negara yang telah didukung dengan baja Krakatau Steel diantaranya Jakarta-cikampek Elevated Toll, proyek pembangunan menara listrik 35.000 MW, Light Rapid Transit (LRT), produksi kereta Api di Inka, dan lainnya.

“Krakatau Steel sebagai penyedia baja tanah air sudah sepatutnya mengambil peran penting dalam pembangunan nasional. Adanya kebutuhan baja yang terus meningkat dari tahun ke tahun merupakan cerminan dari berkembangnya geliat pertumbuhan infrastruktur bangsa,” ungkap Silmy.

Menghadapi tantangan tersebut Perseroan melakukan ekspansi dengan membangun pabrik Hot Strip Mill (HSM) #2 atau pabrik baja lembaran panas #2.

“Saat ini progres konstruksi fisiknya sudah mencapai 86,83% per September 2018. Direncanakan proyek ini akan menambah kapasitas sebesar 1,5 juta ton per tahun yang akan rampung pada Q3 2019. Sehingga total kapasitas rolling akan mencapai 3,9 juta ton per tahun,” ungkap Silmy.

Pembangunan kluster 10 juta ton baja di Cilegon juga menjadi perhatian Perseroan. kluster 10 juta ton ini ditargetkan akan rampung pada 2025 mendatang dengan menggandeng beberapa investor yang juga perusahaan baja terkemuka di dunia.

Selain itu untuk mendorong program efisiensi produksi dilakukan pembangunan Balast Furnace. Progres pembangunan Blast Furnace juga telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, pada 16 Oktober yang lalu telah dilakukan pemanasan tungku blast stove yang merupakan tahapan penting dari beroperasinya keseluruhan pabrik Blast Furnace Complex. Pabrik ini akan melakukan produksi perdanannya atau First Blow In pada 20 Desember 2018.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Raja Ampat Papua Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

Pemkab Raja Ampat Dukung Pengelolaan Destinasi Terapkan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mendorong dua kampung wisata meraih penghargaan "Indonesia Sustainable Tourism Award" atau Pengelolaan destinasi mererapkan prinsip-prisip…

Pantai Air Manis Padang (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 18:00 WIB

Icon Kota Padang, Pantai Air Manis Terus Percantik Diri

Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk membenahi objek wisata Pantai Air Manis Padang yang kerap dikenal dengan legenda Malin Kundang.

Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)

Minggu, 19 Mei 2019 - 16:30 WIB

Tekan Impor Migas, Kemenperin Bakal Dongkrak Produksi Green Fuel

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berusaha mendongkrak kontribusi industri nonmigas dengan mendorong produksi bahan bakar yang masih ketergantungan pada impor, di antaranya memproduksi…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:40 WIB

Ekspor Produk Manufaktur Masih Tertinggi

Industri pengolahan nonmigas konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap nilai ekspor nasional.

Industri Tekstil

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:01 WIB

Upaya Pemerintah Dongkrak Produktivitas Industri Tekstil dan Pakaian Menuju Lima Besar Dunia

Berdasarkan Making Indonesia 4.0, industri TPT merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang tengah diprioritaskan pengembangannya sebagai pionir dalam peta jalan penerapan revolusi industri…