Cotton USA Kenalkan Inovasi Terbaru dalam Dunia Fesyen

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 25 Oktober 2018 - 22:47 WIB

COTTON USA kembali menampilkan inovasi teknologi tekstil termutakhir mereka kepada ratusan pelaku usaha tekstil pada Kamis (25/10) dalam acara Jakarta Fashion Week (JFW) 2018 di The Hall Senayan City, Jakarta.
COTTON USA kembali menampilkan inovasi teknologi tekstil termutakhir mereka kepada ratusan pelaku usaha tekstil pada Kamis (25/10) dalam acara Jakarta Fashion Week (JFW) 2018 di The Hall Senayan City, Jakarta.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - CCI (Cotton Council International), asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan serat kapas AS (Amerika Serikat) dan produk kapas manufaktur di seluruh dunia dengan merek dagang COTTON USA  kembali menampilkan inovasi teknologi tekstil termutakhir mereka kepada ratusan pelaku usaha tekstil pada Kamis (25/10) dalam acara Jakarta Fashion Week (JFW) 2018 di The Hall Senayan City, Jakarta.

“Ini adalah inisiatif COTTON USA yang bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan kapas Amerika dan inovasi teknologi terbaru yang diusung COTTON USA demi meningkatkan kualitas produksi beragam produk tekstil,” kata Ivana Noor, Assistant Program Representative of CCI.

Di hadapan para pengusaha tekstil, media, dan pengunjung Jakarta Fashion Week (JFW), COTTON USA memperkenalkan inovasi teknologi terbaru yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas produksi tekstil.

“Saat ini, penggunaan inovasi teknologi terbaru yang diatur dan dilakukan oleh CCI bisa diaplikasikan untuk berbagai jenis produk tekstil berbahan kapas AS, dari bahan pakaian, tekstil untuk perabotan, dan tekstil untuk kebutuhan rumah tangga,” jelas Ivana. 

Sebagai tambahan, Ivana juga mengatakan, “Cotton USA selalu berkomitmen untuk mendampingi para pelaku industri manufaktur dalam memahami penggunaan teknologi terbaru, untuk membawakan peluang baru dan manfaat untuk industri tekstil Indonesia. Dengan komitmen ini, Ivana meyakini bahwa meyakini bahwa produk kapas AS selalu menjadi produk kapas terpercaya di dunia. 

Sejalan dengan Ivana Noor, Deepak Anand selaku Presiden Direktur Argo Pantes dan Carel Christanto selaku COO APAC Inti Corpora mewakili pihak produsen pengguna Cotton USA juga sepakat bahwa penggunaan kapas Amerika (Cotton USA) memang jauh lebih unggul dari segi kualitas jika dibandingkan kapas negara-negara lain, kendati lebih tinggi dari segi harga, namun hal tersebut dirasa sangat setara dengan hasil serta kualitas dari produk yang dihasilkan.

CCI melalui merek dagang COTTON USA telah dipercaya oleh pabrik-pabrik dan perusahaan tekstil di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dikarenakan lima hal berikut:

1. BERKUALITAS TINGGI: Kapas AS 100% dipetik menggunakan mesin sehingga bebas kontaminasi. Semua kapas yang tumbuh di Amerika Serikat terdaftar di U.S. Department of of Agriculture (USDA) , menggunakan sistem High Volume Instrument (HVI) yang dikembangkan di Amerika dan sekarang digunakan untuk mengevaluasi kapas-kapas dunia.

2. KONSISTENSI TINGGI: Nilai tak tertandingi dari Kapas AS berakar pada bagaimana ia tumbuh dan diproses untuk menjadikan bisnis anda berproduktivitas maksimum. Kapas AS menawarkan serat dengan bentuk yang sama dan konsisten, sehingga membantu memastikan produk akhir selalu sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

3. SUSTAINABILITY: produksi kapas AS mengikuti berbagai peraturan yang ketat dan wajib dilaksanakan. Para petani Kapas AS menggunakan teknologi. Pekerjaan terkomputerisasi sehingga pengurangan jumlah penggunaan air dan pelestarian bibit bisa dilaksanakan. Amerika Serikat juga memiliki sistem paling komprehensif dalam memantau dan mengukur semua aspek sustainability.

4. TRANSPARANSI: Kapas AS merupakan produk yang 100% terpercaya dan bisa ditelusuri kembali jika memang dibutuhkan. Sistem transparansi Amerika Serikat memungkinkan untuk pemantauan dan perbaikan secara konstan.

5. PENDAMPINGAN PEMBELIAN: Acara networking, inovasi, dan edukasi yang dihadirkan oleh COTTON USA untuk mempertemukan pihak yang berkaitan dalam rantai pasokan produk Kapas AS selalu menjalin hubungan untuk menghasilkan transaksi bisnis yang saling menguntungkan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selasa, 17 September 2019 - 15:09 WIB

Karhutla Bukan Bencana dari Tuhan, Tetapi Kelalaian dalam Perencanaan dan Pencegahan

Jakarta-Karhutla yang terjadi terus-menerus ini bukanlah musibah dari Tuhan sebagaimana yang disebutkan Kepala Kantor Staff Kepresidenan (KSP), Moeldoko. Penyebab karhutla adalah kelalaian dalam…

Gedung DPR RI

Selasa, 17 September 2019 - 15:01 WIB

Revisi UU KPK Disetujui DPR RI

Rapat Paripurna DPR RI ke-9 Masa Persidangan I periode 2019-2020 menyetujui hasil revisi Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk disahkan menjadi undang-undang.

Kuwat Sri Hudoyo

Selasa, 17 September 2019 - 15:00 WIB

Kemenkes Mendorong Industri Farmasi Domestik Lewat E-Katalog

Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan daya saing industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri dengan e-katalog maupun mendorong riset terapan biofarmaka dan vaksin

Kebakaran Hutan

Selasa, 17 September 2019 - 14:45 WIB

Indonesia Darurat Udara Bersih

Jakarta-Permasalahan udara bersih saat ini tidak hanya menjadi isu masyarakat perkotaan metropolitan seperti Jakarta, tetapi juga telah menjadi masalah di berbagai daerah di Sumatera dan Kalimantan.

Novita Dewi

Selasa, 17 September 2019 - 14:00 WIB

Novita Dewi Luncurkan Single Batak Rasa Latin

Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat tarik suara X Factor, Novita Dewi mencoba menerobos industri musik yang tengah lesu darah dengan menggelontorkan single terbaru bernuansa latin.