Presidem Jokowi Minta Ukhuwah Islamiyah Terus Dijaga

Oleh : Herry Barus | Minggu, 21 Oktober 2018 - 03:59 WIB

Presiden Jokowi hari santri ke IV yang di pusatkan di Kota Solo (Foto Okezone)
Presiden Jokowi hari santri ke IV yang di pusatkan di Kota Solo (Foto Okezone)

INDUSTRY.co.id - Solo- Puncak hari santri ke IV yang di pusatkan di Kota Solo, dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di hadapan peserta di Apel Akbar Hari Santri Nusantara yang digelar di Benteng Vastenburg Solo, Presiden Jokowi sampaikan sejak dahulu keberadaan santri sudah dikenal sebagai penjaga NKRI.

"Kepada para santri agar terus menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah. Agar persatuan, persaudaraan dan kerukunan tetap ada di Indonesia," terang Jokowi, Sabtu (20/10/2018).

Menurut Jokowi, Indonesia memiliki anugrah besar yang patut disyukuri dan terus dijaga. Indonesia memiliki kebaragaman agama, suku, tradisi dan budaya yang harus dijaga.

"Para santri selalu menjaga bangsa. Perbedaan itu mengharuskan kita saling mengenal dan menghargai. Karena aset bangsa terbesar bangsa ini adalah persaudaraan dan kerukunan," ucap Jokowi sepeerti dilansir Okezone

Presiden Jokowi juga ungkapkan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, adalah salah satu bentuk penghargaan dan penghormatan pemerintah terkait peran para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Sementara itu Ketua PP Robitah Ma'ahad Islamiyah Nahdlatul Ulama H Abdul Ghoffar Rozin (Gus Rozin) sampaikan acara ini dihadiri sekitar 48.000 orang dari berbagai pondok pesantren di wilayah Jateng dan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia.

"Apel akbar ini juga digelar sebagai komitmen para santri dalam menjaga berdirinya NKRI," ungkapnya.

Banyak tantangan dan permasalahan yang dihadapi negara Republik Indonesia diantaranya masuknya paham radikalisme dan terorisme yang mengancam eksistensi NKRI.

"Semua harus kita lawan. Para santri harus mampu bertindak sebagai pioner dalam mewujudkan perdamaian dunia," tutupnya.

Presiden Jokowi datang didampingi Mensesneg Pratikno, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo beserta istri, dan lain-lain. Sang presiden juga mengajak serta Jan Ethes, cucu Presiden.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 17 September 2019 - 06:00 WIB

Kinerja Solid, PSS Ekspansi Armada dengan Penambahan Modal

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (“Perseroan”, “PSS”, kode IDX: PSSI) Sejalan dengan rencana ekspansi dan untuk mendorong pertumbuhan, PSS telah menambah 1 kapal kargo curah (Motor Vessel)…

PT Adhi Commuter properti (ACP) melakukan gebrakan terbaru yaitu dengan melakukan akuisisi terhadap PT Mega Graha Cipta perkasa (MGCP) yang merupakan anak usaha PT Cowell Development.

Selasa, 17 September 2019 - 05:19 WIB

PT Adhi Commuter Properti (ACP) Akuisisi Perusahaan untuk Gerak Cepat Kembangkan Kawasan TOD di Stasiun Bogor

Jakarta-PT Adhi Commuter properti (ACP) melakukan gebrakan terbaru yaitu dengan melakukan akuisisi terhadap PT Mega Graha Cipta perkasa (MGCP) yang merupakan anak usaha PT Cowell Development.…

Para penyelenggara pameran International Electronic & Smart Appliances Expo 2019 Hadirkan Produk Elektronik Terunik dan Terinovasi

Selasa, 17 September 2019 - 05:03 WIB

Sebanyak 31 Ribu Produk Elektronik dari Cina Akan Hadir di JIExpo Kemayoran

Jakarta-Chaoyu Expo kembali akan menyelenggarakan pameran B2B (business to business) Indonesia International Electronics & Smart Appliance Expo 2019 (IEAE) di JIExpo Kemayoran pada tanggal 25…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Selasa, 17 September 2019 - 05:00 WIB

Presiden Jokowi Ingatkan Pimpinan KPK Bijak Dalam Bernegara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) adalah lembaga negara, institusi negara. Untuk itu, Presiden mengingatkan pimpinan KPK untuk bijak dalam bernegara.…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Selasa, 17 September 2019 - 04:12 WIB

Enam Pernyataan Sikap MPD Agar Presiden Jokowi Buka Dialog dengan KPK

Menyikapi perkembangan polemik terhadap revisi UU KPK yang semakin meruncing dan berpotensi mengganggu upaya pemerintah dalam memperbaiki perekonomian yg saat ini sedang mengalami goncangan…