TPK Hotel di Mataram NTB Pascagempa Turun

Oleh : Herry Barus | Kamis, 11 Oktober 2018 - 08:45 WIB

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (Foto:Ist)
Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (Foto:Ist)

INDUSTRY.co.id - Mataram- Badan Pusat Statistik Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang maupun nonbintang di Mataram pascagempa bumi mengalami penurunan signifikan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mataram Isya Ansori di Mataram, Rabu (10/10/2018) , menyebutkan, untuk hotel berbintang TPK pascagempa bumi sebesar 28,18 persen dari angka sebelumnya di bulan Juli 46,56 persen, sedangkan hotel nonbintang dari 28,20 persen turun menjadi 16,48 persen.

"Jumlah hotel di Kota Mataram tercatat sebanyak 137 hotel, 28 diantaranya merupakan hotel berbintang, sisanya 109 hotel nonbintang yang sebelumnya perkembangannya cukup pesat," katanya.

Pernyataan itu dikemukakannya dalam kegiatan ekspose data dalam rangka Hari Statistik Nasional (HSN) 2018 yang bermotokan "dengan data tingkatkan prestasi bangsa".

Isya mengatakan, gempa bumi yang melanda daerah ini ternyata sangat berpengaruh luar biasa terhadap TPK hotel di Mataram, sebab tamu-tamu yang datang berasal dari luar.

Karenanya, kondisi ini akan berdampak juga pada pertumbuhan ekonomi di Kota Mataram, serta dampak lainnya terutama pajak daerah.

"Tetapi kita harapkan, kondisi itu hanya terjadi di bulan Agustus dan September dan selanjutnya bisa pulih kembali. Data terbaru September baru akan dirilis pada 1 November," katanya.

Ia mengatakan, jika diperhatikan per jenis hotel berbintang paling terdampak terhadap gempa signifikan adalah hotel bintang lima dan empat dari 67,06 persen menjadi 16,34 persen, sedangkan hotel bintang 1-3 tidak terlalu terdampak gempa.

"Semoga, bulan Oktober, November dan Desember terjadi lonjakan TPK agar bisa mengurangi dampak gempa sehingga total satu tahun tidak hanya terdampak," katanya lagi.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram HM Syakirin Hukmi sebelumnya kepada Antara menyebutkan, penerimaan pajak hotel bulan September 2018, merosot drastis dari target yang direncanakan.

"Penerimaan pajak hotel yang kami dapatkan untuk bulan September ini hanya sekitar Rp200 juta, dari jumlah biasa di atas Rp2 miliar," ujarnya.

Menurutnya, turunnya penerimaan pajak hotel bulan ini dipicu karena tingkat hunian hotel bulan Agustus berada di bawah 10 persen, yang disebabkan adanya bencana gempa bumi.

Atas hal itu, pihaknya dapat memaklumi kondisi hotel yang sepi tamu selain itu pihak hotel juga masih melakukan perbaikan terhadap bangunan hotel yang terdampak sehingga ada juga hotel yang melapor tidak beroperasional pascagempa bumi.

"Harapan kami, kondisi ini bisa membaik di dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan, agar penerimaan pajak hotel dapat kembali normal," katanya.

Syakirin mengatakan, dengan kondisi tersebut pihaknya juga telah mengajukan penyesuaian target pajak hotel tahun ini dari Rp27 miliar menjadi Rp23 miliar atau turun Rp4 miliar.

"Usulan penyesuaian target pajak hotel itu, sekarang masih dalam proses pembahasan. Realisasi pajak hotel saat ini mencapai sekitar 65 persen," ujarnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Sabtu, 25 Januari 2020 - 12:00 WIB

Presiden Jokowi: Berharap Agar Nasyarakat Indonesia Semakin Sejahtera

Warga Tionghoa hari ini Sabtu 25 Januari 2020 merayakan Tahun Baru Imlek 2571. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Indonesia yang merayakan.

Kebun Jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:44 WIB

Stock dan Pasokan Jagung Jatim Cukup Aman

Ketersediaan jagung di Provinsi Jawa Timur diinformasikan masih aman. Perkembangan informasi ketersediaan jagung di Jawa Timur untuk musim tanam tahun 2020 mencapai 18.683 ha. Angka ini berdasarkan…

Implementasikan ISO 37001:2016, Wujudkan Krakatau Steel Bersih

Sabtu, 25 Januari 2020 - 09:00 WIB

Implementasikan ISO 37001:2016, Wujudkan Krakatau Steel Bersih

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melakukan pembenahan dalam aspek Good Corporate Governance dan mendorong implementasinya Krakatau Steel memulai langkahnya untuk menerapkan standar internasional…

Kalibre Siap Penuhi Berbagai Kebutuhan Tas Berkualitas di Kampanye Shopee 2.2 Men Sale

Sabtu, 25 Januari 2020 - 08:41 WIB

Kalibre Siap Penuhi Berbagai Kebutuhan Tas Berkualitas di Kampanye Shopee 2.2 Men Sale

Tas menjadi salah satu fashion item yang wajib dimiliki seseorang. Namun terkadang, saat ingin membeli tas, biasanya kita sering merasa bingung tas apa yang akan dibeli. Apalagi dengan seringnya…

Indonesia Motorprix Championship Seri 2020 Segera Digulirkan

Sabtu, 25 Januari 2020 - 08:32 WIB

Indonesia Motorprix Championship Seri 2020 Segera Digulirkan

Sukses pada seri perdananya tahun 2019 lalu, tvOne selaku official broadcaster bersama PT Oneprix Motorsport Manajemen dan Ikatan Motor Indonesia (IMI), kembali mempersembahkan Kejuaraan Nasional…