Kehilangan Mahasiswa Dan Alumni Terbaik, President University Bentuk Tim Koordinasi Kembalikan Senyum Kota Palu-Donggala

Oleh : Hariyanto | Kamis, 04 Oktober 2018 - 13:46 WIB

Duka President University kehilangan mahasiswa dan alumni terbaik
Duka President University kehilangan mahasiswa dan alumni terbaik

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Gempa besar dan tsunami yang mengguncang Kota Palu, Sigi dan Donggala di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu, menyisakan duka yang mendalam bagi Indonesia.  Sebanyak kurang lebih 1.407 orang meninggal dalam bencana gempa dan tsunami tersebut.

Duka juga dirasakan President University dengan berpulangnya Disa Lasahido alumni Jurusan International Relations (IR) angkatan 2011 dan Gleen Mononutu mahasiswa Jurusan Business Administration (BA) angkatan 2015 yang menjadi korban atas bencana tersebut.

Sebagai wujud kepedulian terhadap korban gempa dan untuk mengenang kepergian kedua mahasiswanya, pada tanggal 2 Oktober 2018 President University  membentuk tim koordinasi yang dipimpin Richard Kuhon selaku Event Manager President University. 

“Awal kegiatan kami adalah menggelar doa bersama yang diikuti oleh seluruh civitas akademika President University. Juga menyiapkan book of the condolences  (buku ucapan belasungkawa). Diantara korban bencana gempa bumi di Palu, dua diantaranya tercatat sebagai  mahasiswa dan alumni President University,”ungkap Richard.

President University juga merespon cepat dengan membentuk Tim Pengumpulan Donasi  dan Logistik khususnya sandang pangan. Tidak ketinggalan juga dibentuk tim Pendistribusian Donasi yang dikumpulkan oleh pihak Kampus. Tim Pendistribusian ini dikepalai oleh mahasiswa President University asal Palu. Sementara Tim komunikasi dari pihak kampus juga turut memobilisasi informasi dan pemberitaan melalui berbagai jaringan media sosial guna menunjang kesuksesan program ini.

“Keseluruhan Tim Peduli Palu dan Donggala tidak kurang dari 30 orang. Belum ditambah dengan para relawan lainnya yang tidak tercantum dalam susunan formatur yang ada. Tentunya dibawah kendali pihak kampus,” ujar Richard.

Sementara, Agus H. Canny, M.A., M.Sc. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan & Alumni President University  mewakili manajemen Jababeka & Co menyampaikan bahwa, Jababeka akan ikut menyumbangkan donasi dan akomodasi keberangkatan Tim ke Palu. Begitu juga pengumpulan donasi diperoleh dari staf karyawan, tenant industri dan para donator lainnya.

Dengan menitikan air mata, Anggraeni Permatasari, S.Sos., M.S.M., dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan yang juga dosen pembimbing magang dan skripsi almarhum Gleen menceritakan sosok atlit Paralayang asal Sulut ini. Diketahui bahwa Gleen yang kelahiran Manado sedang mengikuti kejuaraan Paralayang di Palu, ditemukan meninggal di Hotel Roa-roa yang rubuh.

“Glen sosok mahasiswa dengan daya juang tinggi sebagai pribadi yang dominan dengan jiwa kewirausahaan.  Hal ini tampak dengan beragam aktifitas bisnis yang telah dijalankan bersama beberapa rekannya. Selain kecintaannya sebagai atlit paralayang dengan tetap melaksanakan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa,” ungkap Anggraeni yang komunikasi terakhir dengan Gleen pada tanggal 18 September 2018 lalu.

Slah seorang mahasiswa Business Administration angkatan 2016, Michael mengenal Gleen sebagai sosok humoris dan bisa membuat suasana menjadi semarak karena supel dan suka bercanda. Kentalnya jiwa kesetiakawanan terhadap semua rekan dan sosok pemecah permasalahan di kalangan sejawatnya di President University turut diakui Michael.

Hal sama juga disampaikan Reinhart yang satu almamater di SMA Kristen Eben Haezer Manado. “Sejak awal saya kenal, Gleen itu sosok pribadi yang unik, easy going. Melakukan sesuatu hal sesuai hasratnya,tanpa tersekat oleh aturan. Bahkan, tugas kampus tidak pernah dijadikannya beban. Tapi anehnya, keberuntungan selalu berpihak padanya,” tutur Reinhart.

Sementara itu, ketika mendengar Disa Lasahido ikut menjadi korban gempa Palu, Prof. Anak Agung Banyu Perwita, Ph.D. yang biasa disapa Prof Banyu begitu tersentak. Sebagai dosen pembimbingnya, Prof Banyu cukup mengenal sosok Disa Sebagai anak yang menyenangkan.  

“Anaknya smart, aktif dan supel. Setelah lulus dari President University dia ambil S2 di Jurusan Politik UGM. Setelah lulus dia kembali ke Palu sambil memikirkan minatnya bergabung sebagai dosen di prodi IR President University,” ungkap Prof Banyu yang bertemu terakhir dengan almarhumah 3 tahun lalu saat berkunjung ke Palu.

Kehilangan alumni dan mahasiswanya, civitas akademika President University tidak bisa menutupi kesedihannya, terlihat dari himbauan mengenakan pakaian hitam sebagai wujud dari masa berkabung.

“Kami sangat sedih karena memang cukup banyak mahasiswa kami yang berasal dari Palu. Kami dengan Pemkot Palu beberapa tahun ini bekerja sama untuk pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi,” ungkap Agus H. Canny. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pemprov Jabar kerjasama dengan Telkom University dan Cisco

Selasa, 02 Juni 2020 - 21:26 WIB

Pemprov jabar Gandeng Telkom University dan Cisco Wujudkan Kota Cerdas di Tengah Pandemi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Telkom University, dan Cisco setuju untuk berkolaborasi dalam inisiatif Kota Cerdas, yang salah satunya mendukung Ketahanan Pelayan Publik dalam menghadapi COVID-19…

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:19 WIB

PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) Berhasil Cetak Pendapatan Rp3,5 triliun Periode Januari-April 2020

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC membukukan pendapatan sebesar Rp. 3,5 triliun selama periode Januari-April 2020. Dengan capaian ini, IPC masih optimistis pendapatan usaha perseroan…

Rapat pleno Pengurus PWI Pusat

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:13 WIB

PWI Pusat Dorong Dewan Pers Proses Secara Hukum Pembuat Sertifikat UKW Palsu

Perbuatan pemalsuan sertifikat UKW tersebut merupakan tindak pidana. Hal ini tidak boleh didiamkan.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:30 WIB

Industri Keramik Kalang Kabut Harga Gas Tak Kunjung Turun, Asaki Beri Ultimatum PGN Hingga Menkeu

Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) mendesak PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) sebagai suplier utama gas untuk industri agar segera bisa menyesuaikan sesuai Keputusan Menteri (Kepmen)…

Petani sedang garap sawah menggunakan traktor

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:28 WIB

BPS: Ekspor Pertanian Tumbuh 12,66 Persen

Di tengah melemahnya ekonomi nasional akibat wabah pandemi virus corona, ekspor pertanian tetap memperlihatkan kinerja yang baik. Tercatat, ekspor pertanian April 2020 sebesar US$ 0,28 miliar…