Tanggap Darurat Palu dan Donggala, Kementerian PUPR Kirimkan Alat Berat Serta Peralatan Air Bersih dan Sanitasi

Oleh : Hariyanto | Senin, 01 Oktober 2018 - 08:32 WIB

Bantuan Air Bersih Kementerian PUPR
Bantuan Air Bersih Kementerian PUPR

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Minggu 30 September 2018 telah mengirimkan peralatan air bersih dan sanitasi serta tambahan alat berat untuk membantu penanganan tanggap darurat bencana gempa bumi magnitude 7,4 di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah yang terjadi Jumat, 28 September 2018. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam kunjungan kerjanya mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi gempa di Kota Palu mengatakan pada masa tanggap darurat ketersediaan air bersih sangat penting. Oleh karenanya Tim Kementerian PUPR telah melakukan survey lokasi-lokasi yang berpotensi sebagai sumber air baku para pengungsi. 

Terdapat 6 lokasi untuk dibuat sumur bor yang dioperasikan dengan genset dan 2 lokasi menggunakan solar cell (tenaga surya). Selain itu sumber air permukaan seperti Sungai Palu juga akan digunakan sebagai sumber air baku menggunakan pipa intake di Jembatan Palu 2 dan Jembatan Kasubi. 

Disamping itu sudah dikirim peralatan air bersih dari tiga Gudang PUPR di Makassar, Surabaya dan Bekasi yang akan dikirimkan ke Palu dan Donggala. Peralatan yang dikirimkan yakni mobil Tangki air, mobil Intalasi Pengolahan Air, mobil tinja dan mobil lapangan total sebanyak 35 unit, tenda darurat 34 unit, WC knockdown 49 unit, hidran umum 25 unit, genset 3 unit dan peralatan lainnya. 

Pengiriman peralatan air bersih dan sanitasi dari Bekasi dan Surabaya akan menggunakan Kapal Laut dan diperkirakan akan tiba dalam waktu 5-6 hari. Peralatan dari Makassar akan dikirimkan melalui jalur darat. Untuk memudahkan kordinasi, Pusat Komando Gabungan Satgas Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR akan berkantor di Balai Wilayah Sungai III di Jalan Abd. Rahman Saleh, Palu. 

Kementerian PUPR juga sudah melakukan pembersihan jalan nasional Makassar - Palu - Donggala dari longsor dan tsunami sehingga bantuan bisa disalurkan melalui jalur darat. “Jalan nasional sudah kita bersihkan dari longsor sehingga dari arah Makassar-Mamaju-Donggala-Palu sudah terbuka, kemudian dari arah Gorontalo-Molosipat-Kebun Kopi-Palu sudah terbuka. Dari Poso-Parigi Moutong-Kebun Kopi sudah bisa dilalui," kata Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja. 

Tambahan alat berat juga telah dikirim Kementerian PUPR pada Minggu, 30 September 2018 sebanyak 4 unit excavator, 6 unit loader, 7 unit dump truck dan 1 unit grader. Pengerahan alat berat berasal dari beberapa Balai Jalan maupun dari proyek Kebon Kopi. 

Dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV dikirimkan sebanyak 1 unit excavator, 1 unit loader dan 4 unit dump truck dari Gorontalo. BPJN XIII Makassar telah mengirimkan 1 unit excavator dan 1 unit loader. Dari proyek Kebon Kopi sebanyak 2 unit excavator, 1 unit loader, 1 unit grader dan 3 unit dump truck. 

Di Kota Palu, 2 unit excavator dan 2 dump truck milik kementerian PUPR juga sudah digunakan untuk membantu evakuasi korban dan pembersihan puing-puing di Alfamidi dan Hotel Roa-Roa. 

Terkait Jembatan Palu IV atau dikenal sebagai Jembatan Ponulele yang rubuh pasca gempa, Endra menegaskan infrastruktur tersebut dibangun dan dikelola oleh Pemerintah Kota Palu. Untuk jembatan yang dibangun oleh Kementerian PUPR hanya ada dua jembatan nasional yang mengalami kerusakan yakni Jembatan Towalen dan Toyobo yang mengalami penurunan oprit. 

Sementara itu perumahan MBR Kelapa Gading di Kabupaten Sigi yang turut terkena gempa kondisinya tidak mengalami kerusakan yang signifikan. Pembangunan perumahan MBR ini diawasi oleh Kementerian PUPR karena mendapat fasilitas KPR subsidi, sehingga kualitasnya telah memenuhi standar. 

Perumahan ini semula akan diresmikan Menteri Basuki pada acara puncak peringatan Hari Habitat Dunia, Hari Kota Dunia dan Hari Perumahan Nasional tahun 2018 di Kota Palu pada Senin, 1 Oktober 2018. Namun acara tersebut dibatalkan akibat terjadinya gempa. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 06 Juli 2020 - 16:25 WIB

Terima Kasih Pak Jokowi, Industri Keramik Sudah Nikmati Harga Gas Baru

"Tentunya dengan stimulus harga gas baru ini, Asaki bisa lebih agresif memanfaatkan peluang pasar di kawasan ASEAN dan peluang baru untuk pasar Australia yang selama ini dikuasai produk keramik…

BRI AGRO

Senin, 06 Juli 2020 - 16:20 WIB

BRI AGRO Siapkan Dana Buy Back Saham Perseroan

Emiten PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) berencana melakukan kembali saham perseroan yang telah dikeluarkan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Suryani Motik KADIN dan Anggawira HIPMI

Senin, 06 Juli 2020 - 16:18 WIB

Kinerja OJK Bikin Geleng-geleng, KADIN dan HIPMI: Fasilitas dan Gaji Mereka Hotel Bintang 5, Tapi Layanan Bak Hotel Melati

"Padahal fasilitas dan gaji yang mereka dapatkan bagai hotel bintang 5, tapi layanan yang diberikan bak hotel melati tanpa bintang," ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI)…

Prajurit Satgas Yonif 754 Membagikan Paket Bahan Makanan Kepada Masyarakat Kampung Nayaro Distrik Mimika Baru

Senin, 06 Juli 2020 - 16:10 WIB

Prajurit Satgas Yonif 754 Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Nayaro

Prajurit Komando Taktis (Kotis) Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad semangat membagikan paket bahan makanan kepada masyarakat Kampung Nayaro Distrik Mimika…

Wujud kalung anti-virus corona buatan Balitbangtan Kementan RI. (Detik.com)

Senin, 06 Juli 2020 - 16:03 WIB

Heboh Klaim Kementan tentang Kalung Anti Corona dan Membunuh 42% Virus

Jakarta-Klaim Kementerian Pertanian tentang kalung eucalyptus (kayu putih) yang mampu membunuh 42% virus perlu ditanggapi dengan kritis. Apalagi ada upaya untuk melakukan produksi secara massal…