Dukung Program Citarum Harum, South Pacific Viscose Terus Tingkatkan Standar dan Kualitas IPAL

Oleh : Hariyanto | Kamis, 20 September 2018 - 16:17 WIB

Presiden Direktur PT SPV, Christian Oberleitner (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Presiden Direktur PT SPV, Christian Oberleitner (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Purwakarta - Dalam melestarikan lingkungan, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Perpres Nomor 15/2018 tentang percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum, dengan salah satu programnya yang disebut Citarum Harum.

Guna mendukung Program Citarum Harum, PT. South Pacific Viscose (SPV) terus berupaya untuk meningkatkan standar dan kualitas fasilitas instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Salah satu langkah yang dilakukan dengan merekrut dua konsultan yang berasal dari India dan Korea Selatan.

"Perekrutan dua konsultan ini adalah untuk menyempurnakan IPAL, sehingga SPV bisa beroperasi penuh satu tahun. Selain itu juga untuk mendukung kebersihan sungai Citarum," kata Presiden Direktur PT SPV, Christian Oberleitner di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (19/9/2018).

Christian menambahkan, untuk menjaga kelestrasian lingkungan, khususnya Citarum, pihaknya telah mengikuti semua regulasi dari pemerintah dan mematuhi segala perarturan yang telah dikeluarkan.

"Kami menyadari bahwa Sungai Citarum memiliki nilai sejarah yang penting bagi masyarakat Indonesia. Dan sebagai perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia selama 35 tahun, kami ingin turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam di Sungai terpanjang di Jawa Barat ini. Apalagi, aspek lingkungan merupakan salah satu nilai perusahaan yang senantiasa kami perhatikan," tambahnya.

Sejak Program Citarum Harum diinisiasi oleh Pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 15 Tahun 2018, PT. South Pacific Viscose tergabung kedalam kelompok pendukung program tersebut. "Sejak saat itu, kami terus berupaya untuk berkontribusi secara aktif untuk mendorong tercapainya tujuan Citarum Harum," kata Christian.

Sebagai perusahaan penghasil produk serat rayon yang berbahan dasar kayu, PT. South Pacific Viscose telah disertifikasi oleh FSC (Badan Pengelolaan Hutan) sehingga menjadi ramah terhadap lingkungan.

"Setiap proses diawasi ketat agar memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan pemerintah. Perusahaan kami juga tengah menyiapkan diri untuk terus meningkatkan efisiensi dan pengelolaan emisi industri dan menargetkan pengelolaan emisi tersebut sesuai standar ecolabel Eropa paling lambat tahun 2022," pungkas Christian.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gojek-Blibli Sepakat Tingkatkan Industri Pariwisata Melalui Platform Digital

Senin, 16 September 2019 - 09:00 WIB

Gojek-Blibli Sepakat Tingkatkan Industri Pariwisata Melalui Platform Digital

Dua perusahaan berbasis digital yakni PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Global Digital Niaga (Blibli.com) menyatakan dukungannya dalam pengembangan pariwisata melalui platform digital.

Ilustrasi Gula (Ist)

Senin, 16 September 2019 - 08:07 WIB

Swasembada Gula Putih di Depan Mata

Jakarta - Dorongan terus dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) terhadap investor di bidang gula untuk meningkatkan kapasitas produksi gula guna mencapai target memenuhi kebutuhan gula…

IHSG - Bursa Efek Indonesia (Dok INDUSTRY.co.id)

Senin, 16 September 2019 - 08:02 WIB

Awal Pekan IHSH Bergerak Terkoreksi

Jakarta - Secara teknikal pergerakan IHSG mengkonfirmasi pola dark cloud cover dengan terkoreksi menguji MA50 kembali yang berad dikisaran 6300. Indikator Stochastic memiliki pola dead-cross…

 founder BeauCell Indah Ludiana Ester Meiliana dan Imelda Willy bersama Para selebritis saat pembukaan Beaucell

Senin, 16 September 2019 - 08:02 WIB

Klinik Kecantikan BeauCell Selaraskan Dengan Teknologi Industri 4.0

Pesatnya kemajuan teknologi di industri 4.0 juga berdampak pada industri kecantikan. Seiring perubahan zaman masyarakat urban mengidamkan kehadiran klinik kecantikan terpadu yang menawarkan…

Fajar Hutomo, Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)

Senin, 16 September 2019 - 07:42 WIB

Bekraf Sambut Kehadiran Blockchain Bisa Atasi Sejumlah Persoalan Hak Intelektual

Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) menyambut antusias keberadaaan tekhnologi blockhain di tanah air karena sangat membantu mengatasi sejumlah persoalan Hak Inelektual yang terjadi selama ini. Sejumlah…