Dukung Revitalisasi Sungai Citarum, South Pasific Viscose Gelar Journalist Workshop

Oleh : Hariyanto | Kamis, 20 September 2018 - 07:26 WIB

South Pasific Viscose Gelar Journalist Workshop
South Pasific Viscose Gelar Journalist Workshop

INDUSTRY.co.id - Purwakarta - PT. South Pacific Viscose (PT SPV), sebuah perusahaan penghasil serat selulosa berbahan dasar kayu, kembali menunjukkan komitmen untuk mendukung program Citarum Harum. 

Perusahaan yang sudah beroperasi di Indonesia selama 35 tahun ini menggelar Journalist Workshop yang menekankan pada perkembangan program Citarum Harum, serta peran penting Industri dalam mendorong revitalisasi Sungai Citarum. Kegiatan bertajuk ”Environment Sustainability in Business Practice” ini diselenggarakan pada 19-20 September 2018 di Purwakarta. 

Hadir sebagai pemateri dalam acara ini, yaitu Rofi Alhanif, selaku Kepala Bidang Pendidikan Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman; Ravi Shanker, ketua Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen lndonesia (APSyFl); dan Prima Mayaningtyas, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat. 

Head of Ccorporate Affairs PT South Pacific Viscose, Widi Nugroho Sahib mengatakan, Program Citarum Harum yang diinisiasi pemerintah perlu dukungan berbagai pihak. Ia berharap, dengan kegiatan ini semakin banyak pihak yang berkontribusi aktif  dalam program Citarum Harum.

"Kami secara aktif memberikan dukungan kepada pemerintah, salah satunya dengan mengadakan Journalist Workshop untuk membantu rekan-rekan media mengenal lebih dekat topik pencemaran lingkungan serta membagikan penjelasan seputar pengendalian pencemaran yang dilakukan perusahaan di sekitar Sungai Citarum, seperti perusahaan kami. Saya berharap, dengan adanya kegiatan ini, semakin banyak pihak yang berkontribusi aktif untuk membantu merevitalisasi Sungai Citarum.” ujar Widi Nugroho Sahib Head of Ccorporate Affairs PT South Pacific Viscose. 

Materi bahasan dilengkapi dengan langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah di bawah naungan Koordinator Kementerian Bidang Kemaritiman dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat. 

Pemaparan pengendalian pencemaran di Sungai Citarum juga dibahas dari sisi Industri dengan menyajikan penjelasan terkait pengelolaan emisi industri sesuai aturan yang berlaku saat ini, persyaratan standard baku mutu yang harus dicapai, hingga teknologi ramah lingkungan yang diterapkan. 

Sungai Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat yang memiliki nilai sejarah yang penting bagi masyarakat. Sayangnya, pencemaran di sungai ini menjadikan Sungai Citarum sebagai sungai terkotor di dunia. 

Pemerintah melalui Peraturan Presiden RI Nomor 15 Tahun 2018 berinisiatif untuk menggalakan program nasional Citarum Harum guna merevitalisasi Sungai Citarum. Diharapkan melalui program ini, pencemaran pada Sungai Citarum dapat sepenuhnya teratasi pada tahun 2025.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sosialisasi Empat Pilar

Rabu, 19 Februari 2020 - 16:00 WIB

MPR RI-Kadin Indonesia Sepakat Sosialisasi Empat Pilar

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan keterlibatan para pengusaha dalam mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI yang berasal dari Empat Konsensus Dasar bangsa Indonesia, yakni Pancasila,…

Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Foto Dok Biem.co)

Rabu, 19 Februari 2020 - 15:58 WIB

RUU Cipta Kerja (Omnibus Law) Isinya Bermuatan Pasal-Pasal Serampangan.

Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia Wilayah Jakarta (PBHI JAKARTA) menyatakan, RUU Cipta Kerja (Omnibus Law) yang diinisiatori oleh Pemerintah dan sudah diserahkan ke DPR, belakangan ini menjadi…

SMSI-LPDS Sepakat Kerja Sama Jaga Kualitas Media Siber

Rabu, 19 Februari 2020 - 15:54 WIB

SMSI-LPDS Sepakat Kerja Sama Jaga Kualitas Media Siber

Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) yang didirikan oleh Dewan Pers sejak tahun 1988, siap bekerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) beranggotakan perusahaan-perusahaan pers online…

Ilustrasi serangan jantung

Rabu, 19 Februari 2020 - 15:15 WIB

Salah Kaprah Mitos Tentang Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Ini Faktanya

Tahukah Anda? bahwa penyakit jantung bisa menyerang siapa saja, berapapun umurnya, bahkan pada orang yang sudah menjaga pola konsumsi makanan, termasuk vegetarian. Berikut ini penjelasannya…

Tumpang sari kedelai dengan sawit

Rabu, 19 Februari 2020 - 14:56 WIB

2020,Kabupaten Pali Swasembada Benih Kedelai 2020

Petani Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi Sumatera Selatan berhasil mengembangkan tumpangsari antara kedelai dan tanaman sari. Gatot yang tergabung dalam kelompok tani Bina…