PUPR Pede Target Program 1 Juta Rumah Tercapai Tahun Ini

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 14 September 2018 - 11:46 WIB

Ilustrasi perumahan
Ilustrasi perumahan

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimis program 1 juta rumah bakal tercapai di tahun ini. Hingga 10 September 2018, realisasi program ini mencapai 684.727 ribu unit

Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Yusuf Hari Agung mengungkapkan, meski pada tahun-tahun sebelumnya target 1 juta unit rumah per tahun belum pernah tercapai, namun melihat capaian di September, dia optimis pada tahun ini target tersebut bisa dicapai.

Pada 2015, realisasi program ini hanya mencapai 699.770 unit. Kemudian meningkat menjadi 805.196 unit di 2016 dan kembali meningkat di 2017 menjadi 904.758 unit.

"Diharapkan ada peningkatan terus menerus. Di 2015 sebesar 70 persen capaian kami. Tetapi diharapkan ke depan terus meningkat. Posisi terakhir di September itu 684 ribu lebih. Diharapkan sampai akhir Desember bisa mencapai 1 juta lebih," ujar dia

Dia mengungkapkan, selama ini pembangunan rumah memang masih berpusat di wilayah Jawa, yaitu sebanyak 325.202 unit atau sekitar 50 persen dari total perumahan yang dibangun. Kemudian, wilayah Sumatera sebanyak 167.230 unit atau 26 persen, Sulawesi sebanyak 59.023 unit atau 9 persen, Kalimantan sebanyak 59.023 atau 9 persen. Selanjutnya Bali, NTB, dan NTT sebesar 25.797 unit atau 4 persen dan Papua sebanyak 15.731 atau 2 persen.

"Penyediaan perumahan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) banyak dilaksanakan di Sumatera dan Jawa, ada sekitar 75 persen. Sisanya di wilayah lain," ungkap dia.

Namun demikian, menurut Yusuf, peluang bisnis bagi para pengembang untuk membangun perumahan dan membantu merealisasikan program 1 juta rumah masih sangat besar. Terlebih saat ini pemerintah telah menerbitkan beragam aturan untuk mempermudah perizinan pembangunan perumahan.

"Peluang bisnis perumahan di Indonesia sangat besar. Backlog ini sebesar 7,6 juta unit dari sisi penghunian atau 11,4 juta dari sisi kepemilikan. Jadi pasarnya sangat besar. Sekarang sistem dan proses perizinan bisa melalui online," tandas dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pelindo 1 Lhokseumawe Ekspor Perdana CPO ke India

Rabu, 13 November 2019 - 08:30 WIB

Pelindo 1 Lhokseumawe Ekspor Perdana CPO ke India

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe melakukan kegiatan ekspor perdana komoditas Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 5.442 Metrik Ton yang akan dikirimkan ke Pelabuhan…

OttoPay jalin kerja sama dengan aplikasi pembayaran digital dari Bank

Rabu, 13 November 2019 - 08:20 WIB

Permudah Transaksi, OttoPay Jalin Kerja Sama dengan Aplikasi Pembayaran Digital dari Bank

Aplikasi pembayaran non tunai, OttoPay menjalin kerja sama dengan berbagai bank yang memiliki aplikasi pembayaran digital.

Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian

Rabu, 13 November 2019 - 08:02 WIB

Mentan SYL Lawan Alih Fungsi Lahan Pertanian Dengan Insentif

Jakarta - Adanya kecenderungan meluasnya alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian saat ini, telah menyebabkan susutnya lahan pertanian secara progresif. Sejatinya pemerintah telah memiliki…

Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan Program Rehabilitasi Orangutan

Rabu, 13 November 2019 - 08:00 WIB

Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan Program Rehabilitasi Orangutan

Sebagai wujud kepedulian terhadap satwa yang dilindungi, PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, PT Pupuk Kaltim dan PT Rekayasa Industri (Rekind) menyalurkan bantuan mobil operasional…

PT Dahana Persero

Rabu, 13 November 2019 - 07:30 WIB

DAHANA Tawarkan Layanan Total Explosives Solution

-Industri bahan peledak menawarkan medan yang kompetitif bagi para pelakunya. Inovasi menjadi kata kunci untuk terus memenangkan persaingan dalam industri ini. Dengan beragam sektor pengguna,…