Cotton USA Usung Teknologi Terbaru bagi Industri Tekstil Lokal

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 12 September 2018 - 19:04 WIB

COTTON USA menampilkan inovasi teknologi tekstil termutakhir kepada ratusan pelaku usaha tekstil Indonesia, JW Marriott Mega Kuningan, Rabu (12/9/2018)
COTTON USA menampilkan inovasi teknologi tekstil termutakhir kepada ratusan pelaku usaha tekstil Indonesia, JW Marriott Mega Kuningan, Rabu (12/9/2018)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - CCI (Cotton Council International), asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan serat kapas AS (Amerika Serikat) dan produk kapas manufaktur di seluruh dunia dengan merek dagang COTTON USA kembali mempertemukan para pelaku industri tekstil di Indonesia.

Diadakan untuk kedua kalinya, COTTON USA™ menampilkan inovasi teknologi tekstil termutakhir kepada ratusan pelaku usaha tekstil Indonesia dalam acara yang bertajuk "WHAT’S NEW IN COTTON USA “New Technologies brought to you by COTTON USA™” pada Rabu (12/09) di Hotel JW Marriott Mega Kuningan, Jakarta.

“Ini adalah inisiatif COTTON USA™ yang bertujuan untuk menginspirasi para pelaku usaha tekstil agar terus menggali berbagai peluang dan memperkenalkan inovasi teknologi terbaru yang berhubungan dengan Kapas AS, untuk menghasilkan beragam produk kapas AS berkualitas tinggi dengan fitur baru tersebut” kata Bruce Atherley, Executive Director of CCI.

Di hadapan para pengusaha tekstil Indonesia, COTTON USA™ memperkenalkan inovasi teknologi terbaru yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas produksi tekstil.

“Saat ini, penggunaan inovasi teknologi terbaru yang diatur dan dilakukan oleh CCI bisa diaplikasikan untuk berbagai jenis produk tekstil berbahan kapas AS, dari bahan pakaian, tekstil untuk perabotan, dan tekstil untuk kebutuhan rumah tangga,” jelas Bruce Atherley. 

Sebagai tambahan, Ted Schneider selaku President of CCI juga mengatakan, “Cotton USA™ selalu berkomitmen untuk mendampingi para pelaku industri manufaktur dalam memahami penggunaan teknologi terbaru, untuk membawakan peluang baru dan manfaat untuk industri tekstil Indonesia. Dengan komitmen ini, Ted Schneider meyakini bahwa Kapas AS meyakini bahwa produk kapas AS selalu menjadi produk kapas terpercaya di dunia. 

Lebih lanjut, William Bettendorf of SouthEast Asia menyampaikan, “CCI melalui merek dagang COTTON USA™ telah dipercaya di seluruh dunia, termasuk di pabrik-pabrik dan perusahaan tekstil seluruh, termasuk di Indonesia, dikarenakan berikut:

BERKUALITAS TINGGI: Kapas AS 100% dipetik menggunakan mesin sehingga bebas kontaminasi. Semua kapas yang tumbuh di Amerika Serikat terdaftar di U.S. Department of of Agriculture (USDA) , menggunakan sistem High Volume Instrument (HVI) yang dikembangkan di Amerika dan sekarang digunakan untuk mengevaluasi kapas-kapas dunia.

KONSISTENSI TINGGI: Nilai tak tertandingi dari Kapas AS berakar pada bagaimana ia tumbuh dan diproses untuk menjadikan bisnis anda berproduktivitas maksimum. Kapas AS menawarkan serat dengan bentuk yang sama dan konsisten, sehingga membantu memastikan produk akhir selalu sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

SUSTAINABILITY: produksi kapas AS mengikuti berbagai peraturan yang ketat dan wajib dilaksanakan. Para petani Kapas AS menggunakan teknologi. Pekerjaan terkompuetrisasi sehingga pengurangan jumlah penggunaan air dan pelestarian bibit bisa dilaksanakan. Amerika Serikat juga memiliki sistem paling komprehensif dalam memantau dan mengukur semua aspek sustainability.

TRANSPARANSI: Kapas AS merupakan produk yang 100% terpercaya dan bisa ditelusuri kembali jika memang dibutuhkan. Sistem transparansi Amerika Serikat memungkinkan untuk pemantauan dan perbaikan secara konstan.

PENDAMPINGAN PEMBELIAN: Acara networking, inovasi, dan edukasi yang dihadirkan oleh COTTON USA™ untuk mempertemukan pihak yang berkaitan dalam rantai pasokan produk Kapas AS COTTON USA™ selalu menjalin hubungan untuk menghasilkan transaksi bisnis yang saling menguntungkan.

Dengan kata lain, CCI memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga kualitas produk kapas AS mulai dari hulu hingga hilir.”

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin, Putu Juli Ardika

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:15 WIB

AMMDes Pengumpan Ambulans Jadi Pilot Project di Banten

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan pada Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) di seluruh daerah Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:40 WIB

Bikin SDM Industri Kompetitif, Kemenperin Susun Kurikulum Hingga Usul Insentif

Kementerian Perindustrian terus memacu ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor industri. Langkah strategis yang telah dilakukan, salah satunya adalah pelaksanaan pendidikan…

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira Puspadewi

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:00 WIB

Sinergi Pengembangan Destinasi Pariwisata baru di Bakauheni, Lampung

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoerdan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira…

Dirjen Bina Konstruksi selaku Ketua Komite K2 Syarif Burhanuddin

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:55 WIB

Ini Hasil Evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi Atas Peristiwa Runtuhnya Formwork Pierhead Tol BORR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah melakukan evaluasi atas…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:10 WIB

Hari Ini Aksi Profit Taking Warnai Bursa Saham

Jakarta - Pergerakan IHSG secara teknikal bergerak kembali mengalami konsolidasi bertahan diatas 6400 yang merupakan level psikologis secara teknikal. Pergerakan break out support Moving Average…