Pakuwon Group Gelontorkan Rp 1,5 Triliun Bangun Mal dan Apartemen

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 08 September 2018 - 09:09 WIB

PT Boga Eka Putra atau Boga Group menandatangani perjanjian kerjasama dengan pengembang Pakuwon City dengan membuka Sembilan restoran di mal baru yaitu East Coast Center dikawasan Pakuwon City, Surabaya Timur.
PT Boga Eka Putra atau Boga Group menandatangani perjanjian kerjasama dengan pengembang Pakuwon City dengan membuka Sembilan restoran di mal baru yaitu East Coast Center dikawasan Pakuwon City, Surabaya Timur.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pengembang properti, Pakuwon group tengah mengembangkan pusat perbelanjaan baru sebagai pengembangan tahap sebelumnya, yakni East Coast Center (ECC) 2 di kawasan Pakuwon City Surabaya Timur. Pihaknya mengalokasikan Rp 1,5 triliun dalam proyek mixed used building ini.

“Untuk East Coast II akan mengusung konsep F&B dan pusat kecantikan. Mungkin 70 persen area akan digunakan untuk F&B. sisanya seperti tenant-tenant produk kecantikan,” kata Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi.

Pihaknya menargetkan, East Coast 2 akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2019. Jika mal ini sudah beroperasi, nantinya East Coast Center Mall 1 dan 2 akan memiliki nett leasable area (NLA) 50.000 meter persegi. Selain mengebut proyek East Coast II, di atasnya juga mulai dibangun apartemen East Coast Mansion tower Amor.  Amor Tower sebanyak 1.000 unit sudah terjual 80%, dengan harga mulai Rp500 jutaan.

“Sekarang sudah jamannya superblok. Artinya ada integrasi antara tempat belanja, tempat makan, tempat berolahraga dan tempat bermain. Semua dilakukan dalam satu tempat. Tanpa harus kemana-mana. Tentu akan menghemat waktu bagi penghuninya. Ini yang menjadi kunci produk kami selalu diminati masyarakat,” tandas Sutandi.

Salah satu tenant yang akan buka di mal East Coast Center ialah Boga Group yang akan membuka Sembilan restoran.  Pihaknya menyakini ekarang tren masyarakat terhadap Food and Beverage (F&B) sangat besar. Pihaknya optimistis bisnis F&B ini akan bertahan, meski ada keluhan ekonomi dikeluhkan melemah.

Startegi lainnya, Boga Group mengincar mal yang terintegrasi dengan perkantoran, apartemen dan berada di kawasan pemukiman penduduk.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri mainan anak (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 18 November 2019 - 15:45 WIB

Kemenperin Bakal Rebut Pasar Mainan Anak di AS

Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China menjadi peluang bagi industri mainan anak dalam negeri untuk memperluas pasar ekspor ke AS.

Mesin Setor Tarik (CRM) BCA Pecahkan Rekor MURI

Senin, 18 November 2019 - 15:30 WIB

Mesin Setor Tarik (CRM) BCA Pecahkan Rekor MURI

Berkat performa yang solid dan transformasi digital mutakhir yang dibangun, BCA diapresiasi melalui penganugerahan Rekor Muri sebagai ”Bank Swasta Nasional yang Memiliki Jumlah Mesin ATM Setor…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Senin, 18 November 2019 - 14:05 WIB

Sampai Akhir Tahun 2019, Kemenperin Bidik Ekspor Industri Aneka Tembuh USD 4,66 Miliar

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan pertumbuhan ekspor industri Aneka dalam negeri mampu mencapai 10 persen pada akhir tahun 2019.

Dermaga IPCC (Foto Istimewa)

Senin, 18 November 2019 - 13:21 WIB

Aktifitas Bongkar Muat Alat Berat, Spareparts IPCC Melambat

Jakarta - Belum sepenuhnya pulih sektor pertambangan, perkebunan, maupun infrastruktur membuat permintaan berbagai alat berat masih cenderung stagnan. Bahkan masih menunjukan pelemahan. Kondisi…

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Soeseno

Senin, 18 November 2019 - 13:15 WIB

Tak Hanya Hancurkan Sektor IHT, Revisi PP 109/2012 Bakal Rugikan 2 Juta Tenaga Kerja

Industri Hasil Tembakau (IHT) nasional semakin terpuruk akibat usulan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk merevisi Peraturan Pemerintah 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung…