PT Pan Brothers Pastikan Penerapan Industri 4.0 Tidak Akan Kurangi Jumlah Tenaga Kerja

Oleh : Ridwan | Senin, 03 September 2018 - 09:15 WIB

Industri Tekstil
Industri Tekstil

INDUSTRY.co.id - Boyolali, Human Resources Management General Manager PT Pan Brothers Tbk, Nurdin Setiawan menyatakan bahwa penerapan revolusi industri 4.0 tidak akan mengurangi jumlah tenaga kerja di perusahaannya. 

Menurutnya, penerapan 4.0 nantinya juga akan difokuskan pada peningkatan output perusahaan yang bergerak dibidang tekstil tersebut. 

"Jadi penerapan revolusi industri 4.0 tidak berpengaruh terhadap pengurangan tenaga kerja," ujarnya saat melakukan kunjungan industri di Kantornya, Boyolali, Jawa Tengah, akhir pekan lalu. 

Ditambahkan Nurdin, meski sudah melakukan automatisasi di pabriknya, sejumlah tenaga kerja yang bertugas di divisi akan dialihkan ke bagian perakitan produk (assembly). Hal itu guna menghindari terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Nurdin berharap, automatisasi yang dilakukan perusahaan dalam memproduksi dapat menambah output hingga dua kali lipat, tapi juga tetap memanfaatkan pekerjanya. Ini merupakan bentuk efisiensi mengingat pihaknya tidak perlu menambah pabrik baru untuk meningkatkan outputnya.

"Artinya orang tidak kita kurangkan tapi bagaimana output kita bisa berkali lipat sehingga dengan kapasitas sekarang 90 juta pcs pertahun itu tanpa harus menambah factory baru itu kita bisa meningkatkan output," ucapnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo secara resmi telah meluncurkan program Making Indonesia 4.0 pada acara Indonesia Industrial Summit (ISS) 2018 beberapa waktu lalu. 

Melalui implementasi Industri 4.0, diharapkan proses produksi manufaktur menjadi semakin efisien, sehingga terjadi peningkatan produktivitas dan daya saing.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

biznet

Kamis, 20 Februari 2020 - 23:31 WIB

Biznet Luncurkan Hiburan Tv Interaktif dengan Resolusi 4K

Biznet, perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia, hari ini resmi meluncurkan layanan terbarunya yaitu Biznet IPTV, layanan TV interaktif yang menampilkan hiburan terkini dengan…

APEC

Kamis, 20 Februari 2020 - 23:04 WIB

Melihat Visi Baru APEC di Malaysia Pasca Bogor Goals tahun 1994 Berakhir

Dalam penyusunan visi APEC pasca-2020, Indonesia terus mendorong agar visi APEC mengedepankan inisiatif yang mendukung pemberdayaan UMKM, pelaku bisnis perempuan, pembangunan daerah pedesaan…

Bank DKI dan Asbanda gelar undian Simpeda

Kamis, 20 Februari 2020 - 22:56 WIB

Bank DKI Digandeng Asbanda Gelar Undian Tabungan Simpeda

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) kembali menggelar Panen Rejeki Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia. Total hadiah sebesar Rp3 miliar dari total Rp6 miliar akan diundi dalam penarikan…

Persatuan Wartawan Indonesia

Kamis, 20 Februari 2020 - 22:20 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia Menolak PP dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Jakarta (PWI Pusat), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menolak hadirnya Peraturan Pemerintah (PP) dalam draft RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang diserahkan pemerintah kepada DPR. Namun mendukung…

Beberapa waktu lalu TP-Link bersama PT BIGI Multi Internasional (BIGI.ID) memperkenalkan salah satu produk terbarunya yaitu TAPO C200 dengan berbagai fitur yang mempermudah penggunanya dalam memantau aktifitas di sekitar rumah.

Kamis, 20 Februari 2020 - 21:59 WIB

TP-Link Rilis Teknologi TAPO C200, CCTV Murah Pemantau Keadaan Rumah Secara Real Time

Jakarta- Sebagai solusi teknologi bagi masyarakat Indonesia yang diandalkan, TP-Link memperkenalkan produk terbarunya, yaitu Tapo C200.