INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT PP Properti Tbk (PPRO) hingga akhir 2018 menargetkan laba bersih sekitar Rp520 miliar, meningkat 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Advertisement

"Kami menargetkan laba bersih sekitar Rp520 miliar. Proses produksi dari landbank yang dimiliki terus digenjot untuk mencapai target tersebut,” kata Direktur Utama PPRO, Taufik Hidayat di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/9). 

Dijelaskan, dari sisi pemasaran perseroan menggandeng perbankan untuk meningkatkan penjualan antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melalui program PILKADA (Pilihan Kredit Apartemen Anda), dengan program ini konsumen akan memperoleh subsidi biaya KPR dan juga proses approval pengajuan kredit yang cepat.

Advertisement

Kemudian bersama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) diluncurkan program SUPER (Simpel Untung Promo dan Extra Reward), dimana konsumen bisa mengajukan uang muka sebesar 5 persen dan bunga mulai 4,68 persen. 

"Hingga semester I-2018, marketing sales perseroan sudah sampai Rp2,49 triliun atau tersisa sekitar 35 persen untuk mencapai target sekitar Rp3,80 triliun," paparnya.

Advertisement

Adapun beberapa rencana aksi strategis akan dilaksanakan pada semester II-2018 antara lain launching dan groundbreaking tiga proyek residensial yaitu Westown View dan Grand Sungkono Lagoon di Surabaya dan Grand Sagara Apartemen di Suramadu. 

Dari bisnis hospitality, Prime Park Hotel Pekanbaru dan Palm Park Hotel Surabaya akan mulai menambah kontribusi ke perseroan berupa recurring income, begitu pula Mall Lagoon Avenue Bekasi untuk sisi bisnis commercialnya. 

Advertisement

"Dengan dukungan dua pogram perbankan, aksi launching dan groundbreaking beberapa proyek serta strategi penjualan lewat kemitraan bersama investor melalui transaksi bulk sale, kami optimis dapat mencapai target kinerja 2018," tegasnya.