INDUSTRY.co.id - JAKARTA—Pesona sebagai seorang Calon Wakil Presiden ternyata membuat sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Sandiaga Uno dalam acara Konser Kemanusiaan KAHMI untuk Lombok yang berlangsung di Teras Koja, Jakarta Utara, Minggu (26/8) kemarin. Lagu yang dinyanyikan secara spontan sambil bermain Gitar terjual Rp. 5.000.000,--. Lagu tersebut Hak Ciptanya dialihkan kepada pembeli tertinggi yang akan dapat kesempatan duet bareng sang Cawapres dalam rekaman.

Advertisement

Selain lagu, ternyata tanda tangan pada Kaus, Topi  juga laku dilelang. Hingga dalam acara tersebut terkumpul dana lebih dari Rp 50 juta rupiah yang disumbangkan bagi korban bencana Lombok. Ini diluar ratusan paket yang sudah disipakna oleh jajaran KAHMI berisi selimut, peralatan mandi dan lain-lain.

Presidium KAHMI yang juga Founder KAHMIPreneur, Kamrusammad mengatakan, sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana gempa yang terjadi di Lombok. "KAHMI untuk kemanusian ini adalah kepedulian kami untuk membantu saudara kita disana," katanya.

Advertisement

Menurutnya, adanya berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia membuat rakyat mengungsi sehingga tidak mendapatkan kehidupan normal."Hal ini yang membuat kita akhirnya tidak bisa tinggal diam, sehingga harus mengambil sikap yang jelas dan tegas," tuturnya.

Terkait dengan apa yang dilakukan untuk Lombok ini memang sudah masuk dalam program KAHMI untuk Kemanusiaan. Untuk itu, penggalangan dana melalui konser yang berTema konser kemanusiaan untuk Lombok, adalah satu bentuk kepedulian alumni HMI yang tergabung dalam KAHMI. Dalam konser ini juga menghadirkan para anggota KAHMI dan diisi oleh artis-artis asal Lombok.

Advertisement

Sammad menegaskan, dalam konser ini dirinya berharap bisa mengumpulkan dana yang cukup untuk membantu saudara di Lombok. Pasalnya, gempa yang terjadi membuat kehidupan sosial dan perekonomian terganggu. Sebagai warga negara yang baik tentunya harus saling membantu. UntuK itu KAHMI sebagai organisasi yang bertujuan untuk membantu perkembangan negara Indonesia menjadi suatu kewajiban untuk membantu menormalkan kembali kehidupan masyarakat Lombok. "Tidak hanya ini, kami juga akan membantu dengan program lainnya," tegasnya.

Sampai saat ini jumlah korban meninggal sampai hari ini tercatat 515 orang, sedangkan luka-luka totalnya 7.145 orang. Berdasar data lima hari lalu, jumlah pengungsi mencapai 431.416 orang. Jumlah bangunan rusak mencapai 73.843 unit dan 798 fasilitas umum dan sosial mengalami kerusakan akibat gempa. (AMZ)

Advertisement