Menpar: Tax Refund Daya Tarik Wisata Belanja

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 04 Agustus 2018 - 12:45 WIB

Menteri Pariwisata Arief Yahya
Menteri Pariwisata Arief Yahya

INDUSTRY.co.id - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meyakini kebijakan "tax refund" yang efektif akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisata belanja di Indonesia.

Menpar Arief Yahya di Jakarta, Jumat (4/8/2018) , mengatakan, untuk mewujudkan Indonesia sebagai destinasi wisata belanja, "tax refund" di Indonesia perlu disesuaikan atau diregulasi agar bisa bersaing di tingkat regional dan global.

"Sistem pengembalian pajak bagi para wisatawan asing atau 'tax refund' perlu dikaji bersama dengan Kementerian Keuangan dan harus diikuti dengan komitmen semua anggota Hippindo," kata Arief Yahya.

Ia mendorong anggota Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) untuk mendaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak dan Toko Kena Pajak.

"Dengan begitu, 'tax tefund' akan benar-benar menjadi daya tarik wisata belanja yang lebih mudah dipromosikan," katanya.

Meski begitu, ia menegaskan saat ini perlu adanya penyesuaian dalam sejumlah peraturan "tax refund".

Menpar Arief Yahya merinci peraturan "tax refund" yang perlu dikaji kembali di antaranya terkait perlunya ada relaksasi peraturan dari nilai belanja Rp5 juta dalam satu faktur agar dapat diturunkan menjadi Rp1 juta dalam satu faktur.

"Selain itu juga perlu menyederhanakan proses pengembalian pajak dan memperpanjang waktu klaim," katanya.

Tercatat saat ini waktu klaim hanya selama 1 bulan setelah pembelian, padahal di negara lain bisa sampai 3 bulan sehingga wisatawan memiliki kesempatan yang lebih panjang untuk dapat memprosesnya bahkan saat berkunjung kembali ke negara yang dimaksud.

Menteri Arief juga menilai perlunya upaya untuk meningkatkan jumlah PKP (Pengusaha Kena Pajak) Toko Retail sehingga jumlah peserta "tax refund" semakin banyak di Tanah Air.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Fitur Smart Shodaqoh BNI Syariah

Minggu, 05 April 2020 - 06:20 WIB

Rilis Fitur Smart Shadaqah, Cara BNI Syariah Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Sampai Desember 2019, outstanding pembiayaan BNI iB Hasanah Card sebesar Rp 345,76 miliar dengan jumlah pengguna sebesar 312,535 nasabah.

Surat Himbauan Menunda Mudik Dari Gubernur Sumbar

Minggu, 05 April 2020 - 05:32 WIB

Tulis Surat Kepada Perantau Minangkabau Terkait Covid-19, Gubernur Sumbar: Dunsanak Kami Dimanapun Berada, Mohon Tunda Rencana Pulang Kampung

"Sekali lagi kami mengimbau untuk para perantau Bapak/Ibu/Sdr-i, dan dunsanak kami dimanapun berada, untuk menunda rencana kepulangan ke kampung halaman," tutup Irwan Prayitno.

Upaya Kamla Zona Maritim Tengah Cegah Penyebaran COVID-19 di Sulut

Minggu, 05 April 2020 - 04:40 WIB

Upaya Kamla Zona Maritim Tengah Cegah Penyebaran COVID-19 di Sulut

Virus Corona (COVID-19), Kamla Zona Maritim Tengah meningkatkan pengawasan terhadap personel Bakamla RI sebagai tindakan preventif penyebaran virus corona di wilayah kerja Sulawesi Utara, Sabtu…

Prajurit Pamtas Yonif 411 Kostrad Bantu Warga Bangun Mushola

Minggu, 05 April 2020 - 04:20 WIB

Prajurit Pamtas Yonif 411 Kostrad Bantu Warga Bangun Mushola

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas…

Kepala Bakamla RI Lakdsya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M.

Minggu, 05 April 2020 - 04:00 WIB

Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat di Bakamla RI Berlangsung Secara Vidcon

Lima Perwira Menengah (Pamen) Bakamla RI mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Letkol menjadi Kolonel. Adapun pelaksanaan laporan kenaikan pangkat berlangsung sederhana dengan…