INDUSTRY.co.id - Jakarta- Memasuki musim panas di Jepang, berbagai kegiatan dan festival digelar pada bulan ini. Biasanya para wisatawan berkunjung ke Jepang pada saat musim panas untuk menikmati berbagai festival ataupun suasana di Jepang. Walaupun hawa panas yang menyengat, wisatawan masih tetap memadati festival yang digelar pada Agustus mendatang.
Dikutip dari visithiroshima, Kamis (26/7/2018) adapun festival di saat musim panas di Jepang, salah satunya yakni Festival Mihara Yassa yang diadakan di depan Stasiun Mihara selama tiga hari, mulai dari hari Jumat, Sabtu dan Minggu pada minggu kedua pada bulan Agustus.
Keunikan dari festival ini yaitu banyak penduduk ataupun wisatawan yang bersuka ria menikmati "Tari Yassa". Tarian ini mempunyai sejarah panjang dan bertingkat. Menurut cerita pada abad pertengahan ke-16 ketika Takakage Kobayakawa yang merupakan jendral dari Periode Negara Perang membangun sebuah puri di Mihara dimana hal ini merupakan bentuk untuk menguasai fanah dan laut sekitar dan penduduk kota merayakan pembangunan kastil dengan bernyanyi dan menari sepanjang malam.
Meskipun bentuk Tari Yassa telah berangsur-angsur berubah seiring waktu, kebiasaan menari dengan cara yang tidak biasa sambil bernyanyi "Yassa, Yassa" dengan iringan shamisen (senar tiga senar), drum dan alat musik lainnya tetap sama. Di Mihara, banyak warga lokal Mihara berpartisipasi dalam festival, yang saat ini diadakan selama tiga hari selama liburan "Obon", waktunya untuk menyambut roh nenek moyang kita yang mengunjungi selama periode ini.
Banyak tim mengenakan pertunjukan Tari Yassa di tempat festival sambil mengenakan pakaian gembira (livery coats) atau yukata (pakaian tradisional musim panas) dalam adegan yang begitu hidup sehingga penonton sering melompat dan mulai menari bersama mereka semua orang dapat bersenang-senang di Mihara Yassa Festival.
Dengan Tarian Yassa yang selalu meriah baru-baru ini diakui sebagai tarian rakyat khas Prefektur Hiroshima, semakin banyak pengunjung yang datang untuk menonton setiap tahun.