Pemerintah Diminta Jaga Industri Rokok Kretek

Oleh : Herry Barus | Kamis, 26 Juli 2018 - 11:58 WIB

Foto Ilustrasi Pabrik Rokok
Foto Ilustrasi Pabrik Rokok

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pemerintah diminta menjaga industri rokok kretek agar terus tersedia lapangan kerja dalam jumlah banyak dan demi kepastian investasi di Indonesia.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman (FSP RTMM SPSI) Sudarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (25/7/2018)  mengatakan dalam kurun waktu sembilan tahun industri rokok kretek mengalami penurunan hingga 50 persen.

"Pekerja yang paling berdampak adalah sektor sigaret kretek tangan (SKT) dan pekerja yang paling terdampak adalah perempuan dengan pendidikan rendah," katanya.

Menurut Sudarto, pekerja dengan karakter seperti itu masih banyak dan terus terancam. Perubahan karakter konsumen dan teknologi ditambah dengan kebijakan pemerintah membuat banyak industri menyesuaikan diri.

"Solusi untuk masalah itu tidak bisa satu sisi. Harus ada penyelesaian komprehensif agar tidak terkesan ada kebijakan tambal sulam," ujarnya.

Anggota DPR RI Abdul Kadir Karding menilai regulasi pemerintah menekan pelaku industri sigaret kretek tangan dari berbagai sisi.

Pemerintah dinilainya terus menerus mengubah kebijakan cukai sehingga industri SKT dalam kondisi dilematis. Sebab, menaikkan produksi berarti meningkatkan porsi pembayaran cukai. Peningkatan itu akan membebani keuangan sehingga sulit dipilih.

Di sisi lain, pelaku industri SKT akan kesulitan menyediakan pasokan ke pasar jika tidak meningkatkan produksi.

"Tingginya harga rokok karena tingginya cukai menyebabkan pengurangan permintaan tembakau lokal, dan juga pengurangan tenaga kerja di SKT," ujarnya.

Kondisi itu, tambah dia, juga menekan pelinting atau para pekerja SKT di mana penghasilan mereka tergantung insentif yang dihitung dari seberapa banyak lintingan setiap hari. Menurut dia, jika produsen menahan produksi, insentif mereka juga akan tertahan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

B20 Sustainability 4.0 Awards Pertama di Indonesia Resmi Digelar

Rabu, 18 Mei 2022 - 13:16 WIB

B20 Sustainability 4.0 Awards Pertama di Indonesia Resmi Digelar

Untuk pertama kalinya B20 Sustainability 4.0 Awards digelar untuk meningkatkan pengembangan praktik keberlanjutan di lingkup korporasi di Indonesia. Penghargaan ini diharapkan dapat memperkuat…

Panglima Langit

Rabu, 18 Mei 2022 - 13:00 WIB

Demi Wujudkan Tujuan Mulia, Panglima Langit akan Menjual 3 Mobil Koleksinya untuk Membangun Masjid

Panglima Langit, ahli penyembuhan alternatif menyatakan tekadnya untuk membangun masjid impiannya empat tahun mendatang. Hal tersebut ditegaskan pria ganteng asal Aceh ini saat bincang dengan…

BPOM (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:35 WIB

Masyarakat Diminta Bijak terhadap Isu Bahaya Mikroplastik

Maraknya pemberitaan isu bahaya mikroplastik pada air kemasan perlu disikapi bijak oleh masyarakat.

Outlet Paris Baguette

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:30 WIB

Lanjutkan Ekspansi, Paris Baguette Buka 4 Outlet

Melanjutkan kesuksesan pembukaan outlet-outlet sebelumnya di pusat kota Jakarta, Erajaya Food & Nourishment meneruskan kembali perluasan footprint-nya dengan membuka empat outlet baru sekaligus…

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:00 WIB

IMI Bersama Pengelola Sirkuit Sentul Terus Matangkan Pengembangan West Java Sentul International Circuit

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama pengelola Sirkuit Internasional Sentul yang dipimpin Tinton Soeprapto mematangkan rencana pengembangan…