Pengusaha Otomotif Gelisah Dampak Pelemahan Rupiah

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 10 Juli 2018 - 14:59 WIB

Ki-ka Romi (Presiden Direktur Seven Event), Suparno Djasmin, Director PT Astra International tbk, Yohannes Nangoi Ketua Umum GAIKINDO,Bp Herrys Winata (Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia), Bp Agus Riyadi Project Director Seven Event
Ki-ka Romi (Presiden Direktur Seven Event), Suparno Djasmin, Director PT Astra International tbk, Yohannes Nangoi Ketua Umum GAIKINDO,Bp Herrys Winata (Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia), Bp Agus Riyadi Project Director Seven Event

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Beberapa hari ini rupiah kurs rupiah terus melemah terhadap dolar AS. Dan hari ini rupiah sekarang berada dikisaran Rp 14.314 per dolar AS. Tren pelemahan rupiah nampaknya membuat pelaku industri gelisah, begitu pula dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) bahwa 30 persen kompenon otomotif merupakan produk impor.

Kami ini sudah gelisah, sebab komponen impor yang cukup tinggi, kata Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Yohannes Nangoi, di Jakarta, Selasa (10/7).

Bila tren pelemahan rupiah terus berlangsung, Yohannes mengatakan, industri mau tak mau harus melakukan penyesuaian harga.

"Tinggal kita tunggu saja merek mana yang akan duluan menyesuaikan karena mungkin juga ada yang masih punya stok jadi bisa bertahan," ujar dia.

Sebelumnya, pabrikan otomotif Hyundai di Indonesia menegaskan harus mengambil sikap untuk menaikan harga jual produknya.

Kami harus mengambil sikap terhadap tren pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS. Sebab kurs Rp 14.400 per dolar saat ini sudah sangat jauh dibandingkan kurs di Desember yang di level Rp 13.500. Apalagi kurs Desember masih menjadi patokan bagi pabrikan otomotif di Indonesia , pungkasnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.