INDUSTRY.co.id - Jakarta, Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) memperkirakan, tahun ini terjadi kenaikan ekspor suku cadang dengan pasar baru di benua Afrika.

Advertisement

"Kami berharap, kontribusi ekspor suku cadang tahun ini naik dibandingkan tahun lalu dengan kontribusi 8%. Target ekspor naik 5% tahun ini, karena ada destinasi ekspor baru," kata Ketua Umum GIAMM, Hamdani Dzulkarnaen Salim di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Menurut Hamdani dengan pertumbuhan penjualan 5% pihaknya yakin kontribusi ekspor suku cadang naik menjadi 9% dari total penjualan. Selain menambah negara tujuan ekspor baru, akan diperbanyak aneka suku cadang yang akan diekspor.

Advertisement

"Selama ini, Indonesia kebanyakan ekspor suku cadang otomotif untuk kendaraan yang diproduksi di Indonesia. Namun kini, produsen suku cadang berusaha memproduksi suku cadang kendaraan lain," tuturnya.

Meski kondisi ekonomi global belakangan ini sedang lesu, lanjut Hamdani, ekspor suku cadang masih berpeluang tumbuh, dengan catatan nilai tukar rupiah tetap stabil.

Advertisement

"Produk suku cadang otomotif dari Indonesia yang banyak di ekspor adalah produk fast moving parts seperti baterai, filter, radiator dan lainnya," ujar Hamdani. (Hry/ Imq)

Advertisement