Tiongkok Tertarik Investasi Sarang Burung Walet di Indonesia

Oleh : Herry Barus | Senin, 11 Juni 2018 - 06:45 WIB

Sarang burung walet (Foto Dok Industry.co.id)
Sarang burung walet (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Beijing- Perusahaan Yan Ty Ty milik pasangan suami-istri Tiongkok-Indonesia akan membangun resor ekologi burung walet di Indonesia.

"Kami dukung rencana itu untuk menarik minat penggemar sarang burung walet Tiongkok agar datang ke Indonesia," kata Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Beijing, Senin (11/6/2018)

Ia mengapresiasi perusahaan tersebut karena selalu menjaga kualitas sarang burung walet yang diimpor dari Indonesia sehingga makin digemari warga Tiongkok , baik untuk konsumsi langsung maupun bahan baku industri farmasi dan kosmetik.

Bahkan dia mendorong perusahaan lain untuk mengikuti jejak Yan Ty Ty yang tidak hanya menjalankan bisnis, tetapi juga mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

"Mudah-mudahan semakin banyak perusahaan yang mengembangkan model bisnis serupa agar bisa membantu peningkatan kesejahteraan pertani sarang burung walet Indonesia dan berinvestasi di Indonesia," kata mantan Dubes RI untuk Rusia itu.

Djauhari menganggap Yan Ty Ty merupakan perusahaan yang berhasil mempererat hubungan bilateral Indonesia-China melalui sarang burung walet.

Sampai saat ini Indonesia telah memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan sarang burung walet warga Tiongkok.

Selain dijual dalam bentuk kemasan, sarang burung walet merupakan salah satu menu masakan yang digemari warga daratan Tiongkok dalam bentuk sup dengan harga yang tidak murah.

Masyarakat Tiongkok meyakini sarang burung walat bisa berkhasiat bagi kesehatan karena dianggap mampu meremajakan organ-organ tubuh, terutama bagi perempuan yang baru melahirkan. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Karantina Wilayah

Senin, 30 Maret 2020 - 13:00 WIB

Karantina Wilayah Perhatikan Mobilitas Kebutuhan Pokok dan Akses ke Rumah Sakit

Dalam rangka memutus penyebaran virus corona pemerintah sudah mempersiapkan Peraturan Pemerintah sebagai aturan pelaksanaan Undang- Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan.

Penyemprotan Desinfektan (ist)

Senin, 30 Maret 2020 - 12:43 WIB

Ahli Kesehatan: Hentikan penyemprotan! Siapa ya Yang Pertama Kali Ngajarin Nyiram-Nyiram Manusia dengan Desinfektan?

"Disinfektan itu diperuntukkan untuk benda mati dengan perlakuan yang benar. Disinfektan tidak diperuntukkan untuk tubuh manusia," kata Tan seperti dilansir dari laman Suara.com Senin (30/3).

Khoirul Qolbi

Senin, 30 Maret 2020 - 12:15 WIB

Pelayanan KUA dan Generasi Milenial

Pengguna terbanyak layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan adalah kaum milenial. Ini bisa diketahui karena rerata yang akan melangsungkan pernikahan mayoritas adalah anak muda yang berada…

Perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp275 Milyar untuk pembelian saham melalui pasar sekunder

Senin, 30 Maret 2020 - 12:09 WIB

Bantu Perbaikan Ekonomi, BTN Beli Saham BBTN Melalui Pasar Sekunder

Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. melakukan pembelian saham perseroan berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sudah disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan…

Mengusung Redefined Expectation, MG ZS Dukung Industri Otomotif Nasioanal

Senin, 30 Maret 2020 - 12:00 WIB

Mengusung Redefined Expectation, MG ZS Dukung Industri Otomotif Nasioanal

MG Motor Indonesia, warisan Inggris yang terkenal di dunia, hari ini secara resmi meluncurkan MG ZS, Sport Utility Vehicle (SUV) kompak kelas atas dengan desain Inggris yang sangat elegan dan…