Kementan Pertahankan Status WTP Laporan Keuangan BPK

Oleh : Wiyanto | Senin, 04 Juni 2018 - 23:04 WIB

Mentan Amran Sulaiman saat tinjau Toko Tani Indonesia
Mentan Amran Sulaiman saat tinjau Toko Tani Indonesia
INDUSTRY.co.id-Jakarta- Kementerian Pertanian (Kementan) berhasil pertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2017 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penilaian ini menegaskan komitmen Kementerian Pertanian untuk memperbaiki sistem keuangan yang akunbel. "Mewujudkan Kementerian Pertanian yang bersih dan berintegritas sudah menjadi komitmen kita bersama. Opini WTP dari BPK yang berhasil kita pertahankan merupakan hasil kerja keras, ini akan terus kita pertahankan," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Sejak penilaian atas laporan keuangan pertama kali tahun 2006 dilakukan oleh BPK, penilaian dengan hasil sangat baik ini merupakan yang kedua kalinya. Statsus WTP pertama kali didapatkan oleh Kementan pada tahun 2016, dan berhasil dipertahankan di 2017. Tercatat, tahun 2006-2007 Kementan sempat mendapatkan opini Disclaimer atau tidak menyatakan pendapat. Kemudian pada 2008-2012 mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dan 2013-2014 mendapatkan opini WTP Dengan Paragraf Penjelasan (WTP-DPP). Status WDP kembali didapatkan Kementan di 2015. "Kita teruskan tradisi kinerja laporan keuangan yang baik ini. Kementerian bekerja dengan uang rakyat, dan semestinya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat," tegas Amran. Laporan keuangan yang baik hanyalah salah satu dari komitmen bersih-bersih Kementan. Kebijakan anggaran di Kementan sejak 2014 secara jelas menunjukkan keberpihakkan untuk program pembangunan pertanian. Sebanyak 85% anggaran Kementan 2018 diperuntukkan untuk program pembangunan, padahal tahun 2014 porsinya hanya 35 persen. "Tahun ini saja, biaya perjalanan dinas, seminar dan lain-lain kita pangkas sebesar Rp 800 miliar. Kita manfaatkan untuk semaksimal mungkin untuk peningkatan produksi pangan dan membantu petani," terang Amran. Selain itu, Menteri Amran juga menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi di jajarannya. Sebanyak 1.295 pegawai sejak 2014 menjalani mutasi dan demosi, bahkan dipecat karena terbukti melanggar hukum. Amran juga tak segan memblacklist sejumlah perusahaan di bidang pertanian yang terindikasi bertindak merugikan negara. Tak cukup, Amran juga mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung mengawasi lembaganya. Tak heran jika pada 2017 lalu, Kementan mendapat penghargaan dari KPK sebagai Kementerian dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

OT Group

Selasa, 18 Juni 2019 - 10:20 WIB

Orang Tua Group Makin Fokus Garap Industri Retail di Indonesia

Orang Tua (OT) Group yang lebih dikenal sebagai salah satu pemain di industri FMCG, kini kian fokus dan konsisten di industri retail dengan masuk ke empat kategori retail. Mulai dari furniture…

Alex Janangkih Sinaga, Mantan Dirut PT Telkom Tbk

Selasa, 18 Juni 2019 - 10:13 WIB

Alex Sinaga Bakal Jadi Kandidat Terkuat Dirut PLN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih mencari pengganti untuk direktur utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Beberapa nama diisukan menjadi dirut PLN. Salah satunya adalah…

 Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB

Selasa, 18 Juni 2019 - 10:00 WIB

Sutopo Purwo Nugroho Lanjutkan Berobat ke Guangzhou Tiongkok

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi mengatakan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Sutopo Purwo Nugroho berobat ke Guangzhou, Tiongkok,…

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar

Selasa, 18 Juni 2019 - 10:00 WIB

Ketum HKI Harap Permen Kawasan Industri Halal Rampung Akhir Tahun Ini

ementerian Perindustrian (Kemenperin) masih membahas rancangan Peraturan Menteri Perindustrian terkait Kawasan Industri Halal. Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI), Sanny Iskandar berharap…

Oppo Reno Series (Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 09:30 WIB

Lewat Reno Series, Oppo Kembali Jajahi Pasar High-end

Oppo akhirnya secara resmi memboyong ponsel seri Reno ke Indonesia. Ponsel yang masuk dalam segmen kelas atas dan mengedepankan fitur fotografi ini hadir di Tanah Air dalam dua model yaitu,…