INDUSTRY.co.id, Jakarta- Kota Wisata Cibubur tengah menjadi primadona, karena selain dekat dengan Jakarta kota mandiri ini juga memiliki lokasi yang strategis. Integrasi properti dengan transportasi menjadi aspek penting bagi pengembang real estate.

Kota Wisata akan semakin dimudahkan dengan sarana transporasi light rapid transit (LRT)  dengan rute Cibubur, Cawang, Dukuh Atas yang rencananya akan mulai beroperasi tahun ini. Sebelumnya warga Kota Wisata juga telah dimanjakan dengan akses transportasi Shuttle Bus yang beroperasi dari dalam Kota Wisata dan memiliki rute di beberapa titik, seperti Sudirman, Senayan, Semanggi, Grogol, ITC Mangga Dua.

Sebabnya, sangat potensial untuk dikembangkan, hal itu pula yang melandasi Kawan Lama Group untuk membangun kawasan mixed use bersama Sinar Mas Land.

Kerjasama antar kedua belah pihak tersebut dimulai dengan membangun mall di area seluas 8,5 hektar dengan luas bangunan 90.000 meter persegi.

“Target groundbreaking mall ini adalah kuartal pertama 2019. Dan ditargetkan akan beroperasi pada kuartal pertama 2021. Nilai investasi untuk proyek pertama ini senilai Rp 1,2 triliun dengan share masing-masing 60 persen Kawan Lama Group dan 40 persen Sinar Mas Land,” kata Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja dalam konferensi persnya di Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Kerjasama ini bertujuan untuk mempercepat kemajuan di sektor properti Indonesia, dengan membangun sebuah kawasan mixed use untuk memaksimalkan penataan konsep pemukiman, bisnis dan perdagangan, jasa serta rekreasi.

Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land optimis kondisi industri properti akan terus membaik kedepannya, sehingga hal ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi karena properti memiliki multiplier effect yang sangat besar dengan berbagai industri turunan lainnya.

Kuncoro Wibowo, Chairman Kawan Lama Group mengatakan kerjasama yang dilakukan oleh Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land diharapkan tidak hanya untuk mengembangkan bisnis kedua belah pihak, namun juga dapat memberi kontribusi yang baik untuk masyarakat dan pemerintah kota setempat dalam hal pembangunan dan pendapatan daerah serta penyerapan tenaga kerja.

“Wilayah Cibubur yang terletak di koridor timur Jakarta saat ini tengah berkembang pesat, hal itu terlihat dari terdapatnya sejumlah akses told an transportasi baru memudahkan mobilitas masyarakat,” ucapnya.

 “Pembangunan superblock atau mixed use di Kota Wisata ditargetkan akan dimulai dua atau tiga tahun setelah mall beroperasi, terdiri dari hotel, dan apartemen. Selanjutnya superblock lainnya akan dikembangkan di daerah Grand Wisata Bekasi, kemudian berlanjut pengembangan di Surabaya, Makassar, serta daerah potensial lainnya di seluruh Indonesia,” tambah Alphonzus Widjaja, CEO Retail and Hospitality Sinar Mas Land.