INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Selama tahun 2016 telah menerbitkan surat utang sebesar Rp 2,75 triliun melalui penerbitan obligasi PUB Ill tahap 4, sebesar Rp 630 miliar, PUB Ill tahap 5 sebesar Rp 945 miliar dan PUB Ill tahap 6, sebesar Rp 1,17 triliun.
Sampai dengan akhir tahun 2016, posisi (outstanding) surat utang SMF mencapai Rp 6,53 triliun, angka tersebut berdasarkan data laporan keuangan unaudited periode 31 Desember 2016.
"Dengan penerbitan surat utang yang mencapai Rp 6,53 triliun, angka tersebut berada jauh diatas RKAP 2016 yang sebesar Rp 5,37 triliun" ungkap Direktur Sekuritas dan Pembiayaan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), Heliantopo saat konferensi pers di Jakarta (27/1/2017).
"Mudah-mudahan tahun 2017 ini kondisinya sama, karena kita mencari pendanaan murni dari penerbitan surat utang yang selama ini kami lakukan melalui Pasar Modal" tambah Heliantopo
Sejak tahun 2009 sampai dengan 2016, SMF telah memfasilitasi sepuluh kali transaksi sekuritisasi di mana sembilan kali dilakukan bekerjasama dengan Bank BTN dan satu kali bersama Bank Mandiri. Selain itu, SMF juga telah bekerjasama dengan 13 Bank Pembangunan Daerah di seluruh wilayah di lndonesia, ditambah tiga masih dalam tahap Memorandum of Understanding (MoU).
SMF juga telah berhasil meluncurkan dan mensosialisasikan Standard Operation Procedure (SOP) untuk KPR yang dilakukan oleh BPD yang bekerja sama dengan SMF. Program ini bertujuan untuk mendorong terciptanya standar produk KPR BPD yang terjangkau, aman, dan mudah untuk masyarakat.
SOP tersebut juga bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat seluruh Indonesia akan kepemilikkan rumah yang layak dan terjangkau.(iaf)