Bauran Energi Terbarukan Harus Tetap Terjangkau

Oleh : Herry Barus | Kamis, 26 Januari 2017 - 06:58 WIB

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan bauran energi baru dan terbarukan baik di bidang listrik dan transportasi harus tetap mengutamakan harga yang terjangkau.

"Bauran energi harus tetap mengutamakan adanya kewajaran harga dan efisiensi misalnya listrik atau biofuel harganya masih bisa terjangkau," kata Menteri Jonan pada pembukaan seminar "Energi Roadmap 2017-2025" di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Jonan seperti dilansir Antara mengatakan penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT) pada listrik dan transportasi sebesar 23 persen pada 2025 menjadi cita-cita pemerintah terutama setelah Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi atau gas rumah kaca pada COP 21 di Paris 2015 silam.

Keterjangkauan juga menjadi salah satu tujuan pemerintah di bidang kelistrikan. Joman pun mengapresiasi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) sebagai penyedia listrik yang berusaha mengefisiensikan biaya.

Menurut dia, tidak semua energi dasar bisa digunakan atau mengefisiensikan biaya di semua lokasi, contohnya penggunaan tenaga surya atau angin bisa dilakukan pada pembangkit listrik tenaga uap di Sumatra Selatan, asalnya harganya bisa berkompetisi.

Selain itu, Jonan menilai penggunaan EBT tidak perlu diberikan insentif dari pemerintah.

"Teman-teman yang bekerja di bidang EBT, ini perlu ada insentif atau apaX menurut saya tidak. Yang perlu itu semangat biar semakin lama semakin efisien," kata dia.

Pada kunjungan kerjanya ke Abu Dhabi, Jonan menjelaskan pembangkit listrik tenaga surya menjual listrik 2,99 sen per kwh (kilowatt per jam) yang dapat dipertimbangkan serius oleh pemerintah.

Dengan harga listrik yang terjangkau, pemerintah mengharapkan masyarakat dapat menikmati akses listrik dan rasio elektrifikasi bisa tercapai 100 persen di seluruh wilayah Indonesia.

"Diharapkan secepat mungkin semua masyarakat bisa menikmati akses listrik walaupun ada saja orang yang tidak mau pasang listrik," ungkapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penanaman pohon di Kaki Gunung Salak salah satunya oleh Antam

Rabu, 06 Juli 2022 - 17:21 WIB

TGHNS Lepas Elang Brontok Bareng Brimob dan PT Antam

Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TGHNS), Bogor 4 Juli 2022, tepatnya di area Kolat Korps Brimob POLRI, Kawasan TN Gunung Halimun Salak, telah dilakukan kegiatan pelepasliaran tiga ekor Elang…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Kementerian Perindustrian Tahun 2021

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:55 WIB

Luar Biasa! Kemenperin Sukses Raih Opini WTP 14 Kali Berturut, Ini Respon Menperin Agus

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-14 kalinya pada Laporan Keuangan tahun 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Opini…

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Elvi Rofiqotul Hidayah dan Direktur Lelang (DJKN) Joko Prihanto

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:34 WIB

Pegadaian dan DJKN Tingkatkan Kerjasama Akurasi Data Bea Lelang

PT Pegadaian bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melakukan Penandatangan Perpanjangan Perjanjian Kerjasama Penatausahaan dan Pelaporan Bea Lelang Pegadaian.

Peresmian Pasar Banyumas

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:28 WIB

Bangkitkan Perekonomian Masyarakat Jawa Tengah, Pasar Banyumas Diresmikan

Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti meresmikan Pasar Banyumas di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah yang telah selesai…

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Peningkatan Struktur Jalan di Pulau Nias

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:23 WIB

Tinjau Konektivitas Jalan di Pulau Nias, Presiden Jokowi: InsyaAllah Tahun Depan Sudah Rampung Semuanya

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi…