INDUSTRY.co.id, Jakarta - Ditengah melambatnya pasar properti di tanah air, PT Wijaya Karya Realty Tbk. tetap memegang janjinya untuk memulai pembangunan Apartemen Tamansari Emerald.
Mega proyek yang terletak di pintu gerbang hunian elit CitraLand Surabaya ini ditarget rampung pada bulan Juni 2020 dan bisa diserahterimakan serta bisa dinikmati capitan gain maupun passive income oleh pemiliknya pada akhir 2020.
“Ini adalah komitmen kami kepada konsumen. Karena saat ini menjualan sudah mencapai 40 persen, maka kami akan memulai pengerjaan pembangunan. Dan kami telah menyiapkan dana dari internal perusahaan sebesar 30 persen dari total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan,” ujar Direktur Utama PT WIKA Realty, Agung Salladin dalam siaran tertulisnya, Rabu (9/5/2018).
Dengan asumsi biaya pembangunan mencapai sekitar Rp 600 miliar, maka negative cashflow yang harus disiapkan mencapai Rp 250 miliar. Dana tersebut dianggap cukup karena juga didukung oleh pendanaan dari konsumen yang telah melakukan pembelian.
“Dan ini akan terus bertambah karena penjualan terus kami lakukan. Bahkan pada tahun ini kami menggenjot penjualan dengan target nilai transaksi Rp 437 miliar,” tambah General Manager Tamansari Emerald Sigit Pramana.
Besarnya target yang dipatok tersebut menurutnya sangat rasional dan bakal tercapai karena berbagai keunggulan yang dimiliki apartemen tersebut. Menurutnya, ada beberapa keunikan yang dimiliki apartemen Tamansari Emerald yang tidak ditemukan di apartemen lain, diantaranya adalah sistem teknologi rumah pintar atau smart home technology, instalasi air minum atau drink water installation dan rasio parkit satu banding satu.
“Desain apartemen ini terinspirasi dari model hunian di Singapura. Dengan paduan berbagai fasilitas kelas wahid dan hijaunya kawasan di sekitarnya, kami yakin konsumen Surabaya dan Indonesia pada umumnya akan terpikat,” ujarnya.