INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghimbau kepada para masyarakat yang akan melakukan kegiatan mudik pada musim mudik 2018 supaya tidak hanya mengandalkan jalan tol saja, namun juga jalan-jalan nasional lainya.
"Pikiran orang hanya dengan jalan tol itu tidak benar, gunakanlah juga jalan nasional gunakanlah jalur selatan," kata Menteri Budi disela-sela acara seminar Transportation Review dengan tema ' Indonesia Menjelang Mudik 2018 di Jakarta, Selasa (8/5/2018).
Selain itu, Menteri Budi juga mengingatkan untuk memanage waktu mudik agar tidak terlalu mendekati hari-H lebaran
"Jangan sampai dua hari tiga hari sebelum lebaran tetapi gunakanlah lima hari tujuh hari kan sudah dapat thr anak anak juga udah libur duluan lah," ungkap menteri Budi.
Menteri Budi juga menganjurkan agar pemudik tidak lagi menghunakan kedaraan roda dua atau motor untuk kegiatan mudik. "Motor itu pertumbuhannya tahun lalu 33 persen, satu pertumbuhan luar biasa mengalahkan jumlah angkutan yang lain dan 70 persen kecelakaan itu karena motor," ungkapnya.
"Oleh karenanya saya menganjurkan jangan naik motor, naiklah bus, naiklah kereta api, naiklah kapal," tambah Menteri Budi.
Swlanjutnya, Ia juga menghimbau kepada angkutan umum agar melakukam remcek. "Khsusunya truk dan bus jadi sekarang saya minta dishub kapolres melakukan remcek dan itu ada lebelnya," tambahnya.
Ia menyampaikan, pada lebaran nanti pihaknya akan mengumumkan bagi truk dan bus yang tidak ada remceknya dillarang beroprasi. Budi juga meminta kepada Gubernur Jawa Tengah untuk membereskan pasar tumpah.
"Kalau tahun lalu, gubernur jateng keren banget bisa menyelesaikan, kita juga meminta Gubernur Jateng terutama untuk membereskan pasar pasar tumpah, ditambah kita juga membatasi angkutan berat pada waktu waktu tertentu," kata Menteri Budi.