INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pengembang properti Crown Group menjalin kerjasama operasi (KSO) dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk mengenai rencana pengembangan proyek hunian vertikal mewah di kawasan Ancol.
Hunian vertikal ini akan dibangun diatas lahan seluas 4,7 hektar dengan konsep Luxury Water Front Living, sementara untuk pembangunannya Crown Group rencananya akan menggandeng arsitek terkemuka dimana akan diadakan kompetisi desain dari arsitek kelas dunia.
“Ini adalah momen yang membahagiakan bagi kami dimana akhirnya kami bisa merealisasikan proyek pertama diluar Australia,” kata CEO Crown Group Iwan Sunito dalam konfrensi persnya, di Hotel Grand Hyatt, Senin (7/5/2018).
Menurutnya, Ancol merupakan jantungnya Indonesia, hampir semua orang tahu Ancol. Ini merupakan kesempatan emas bagi para diaspora untuk kembali membangun Indonesia, pasalnya saat ini mata dunia tertuju ke Indonesia.
Tak tanggung-tanggung lagi nilai project yang akan digarap Crown mencapai Rp 7 triliun dengan pembangunan 3.000 unit apartemen dan lima tower. Proyek hunian vertikal ini rencananya akan mulai digarap pada awal tahun 2019.
“Proyek senilai Rp 7 triliun ini akan menjadi yang pertama di daerah Ancol dimana kami akan menggabungkan konsep Mix Use dengan water front lifestyle kelas dunia sehingga Jakarta akan memiliki water front development iconic seperti Dubai, Singapura, dan Sydney Australia,” ucapnya
Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Paul Tehusijarana mengungkapkan antuasiasmenya setelah acara penandatangan kesepakatan ini.
Ancol memiliki keunggulan berlokasi di tepi pantai, ditambah dapat berkolaborasi dengan pengembang kelas dunia Crown yang memang ahli dibidangnya.
“Kami berharap dengan konsep mixuse dengan water front lifestyle kelas dunia dapat menambah nilai kawasan Ancol,” pungkasnya.