Ini Harga Acuan Batubara dan Mineral Mei 2018 yang Ditetapkan Kementerian ESDM

Oleh : Hariyanto | Jumat, 04 Mei 2018 - 19:51 WIB

Ilustrasi batubara
Ilustrasi batubara

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 1812 K/30/MEM/2018 tentang Harga Mineral Logam Acuan (HMA) dan Harga Batubara Acuan (HBA) untuk Bulan Mei Tahun 2018. Kepmen tersebut menetapkan Harga Acuan Batubara (HBA) dan Harga Acuan untuk 20 mineral logam (HMA).

"HBA dan HMA yang telah ditetapkan ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan Harga Patokan Batubara bulan Mei tahun 2018." jelas Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (Biro KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi melalui keterangan resmi, Jumat (4/5/2018).

HBA Mei 2018 ditetapkan US$89,53/ton. "Harga acuan batubara ditetapkan US$89,53/ton. Harga ini mengalami penurunan sebesar US$5,22 dari HBA April 2018 sebesar US$94,75/ton," tambah Agung.

Penurunan HBA ini, menurut Agung salah satunya disebabkan oleh meningkatnya produksi domestik China. "Peningkatan produksi domestik China dan penurunan permintaan batubara di dalam negeri membuat HBA bulan ini mengalami penurunan bila dibandingkan HBA bulan April lalu," tandasnya.

HBA adalah harga yang diperoleh dari rata-rata Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platss 5900 pada sebelumnya. Kualitasnya disetarakan pada kalori 6322 kcal per kg GAR, Total Moisture 8%, Total Sulphur 0,8% dan Ash 15%.

Sementara HMA komiditas nikel ditetapkan US$13.584,76/dry metric ton (dmt), turun dari US$13.619,25/dmt dari HMA April 2018. Untuk komoditas kobalt ditetapkan US$92.357,14/dmt, naik dari US$83.162,50/dmt dari HMA April 2018. Harga timbal turun dari US$2.452,05/dmt dari HMA April 2018 menjadi US$2.372,19/dmt.

Harga seng turun tipis dari US$3.382,90/dmt pada HMA April 2018 menjadi US$3.222,74/dmt, sedangkan HMA aluminium naik dari US$2.132,95/dmt menjadi US$2.150,79/dmt. Untuk tembaga, HMA Mei 2018 ditetapkan US$6.751,79/dmt, turun dari US$6.932,35/dmt pada HMA April 2018.

Di samping komoditas mineral di atas, sebagian komoditas mineral mengalami kenaikan harga dan sebagian lainnya mengalami penurunan, daftarnya adalah sebagai berikut.

1. Emas sebagai mineral ikutan: US$1.337,43/ounce, naik dari US$1.323,17/dmt dari HMA April 2018
2. Perak sebagai mineral ikutan: US$16,52/ounce, naik dari US$16,51/ounce dari HMA April 2018
3. Ingot timah Pb 300: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
4. Ingot timah Pb 200: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
5. Ingot timah Pb 100: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
6. Ingot timah Pb 050: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
7. Ingot timah 4NINE: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
8. Logam emas: sesuai harga logam emas yang dipublikasikan London Bullion Market Association (LBMA) pada hari penjualan
9. Logam perak: sesuai harga logam perak yang dipublikasikan London Bullion Market Association (LBMA) pada hari penjualan
10. Mangan: US$7,41/dmt, naik dari US$6,82/dmt dari HMA April 2018
11. Bijih Besi Laterit/Hematit/Magnetit: US$0,77/dmt, turun dari US$0,92/dmt dari HMA April 2018
12. Bijih Krom: US$4,39/dmt, turun dari US$4,41/dmt dari HMA April 2018
13. Konsentrat Ilmenit: US$4,31/dmt, naik dari US$4,06/dmt dari HMA April 2018
14. Konsentrat Titanium: US$10,83/dmt, naik dari US$10,79/dmt dari HBA April 2018

HMA adalah salah satu variabel dalam menentukan Harga Patokan Mineral (HPM) logam berdasarkan formula yang diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 2946 K/30/MEM/2017 tentang Formula Untuk Penetapan Harga Patokan Mineral Logam. 

HMA ini menjadi salah satu variabel untuk menentukan HPM. Variabel penentuan HPM logam lainnya adalah nilai/kadar mineral logam, konstanta, corrective factor, treatment cost, refining charges, dan payable metal.

Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan dan mengacu pada publikasi harga mineral logam pada index dunia, antara lain oleh London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Nikmati Ayam Kurma Herbal Ada di Aston Inn Pandanaran Semarang

Selasa, 31 Maret 2020 - 14:00 WIB

Nikmati Ayam Kurma Herbal Ada di Aston Inn Pandanaran Semarang

Kesehatan merupakan hal utama dalam kehidupan yang tidak dapat tergantikan dengan apapun, dengan tubuh sehat segala aktifitas dapat kita jalani. Untuk menjaga kesehatan perlunya memperhatikan…

CIMB Niaga Syariah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 31 Maret 2020 - 13:25 WIB

CIMB Niaga Syariah Dukung DT Peduli Himpun Zakat, Sedekah, dan Wakaf Pakai QR Code

Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhid Peduli (DT Peduli) menyediakan layanan pembayaran Zakat, Sedekah,…

Bawang putih yang siap banjiri pasar

Selasa, 31 Maret 2020 - 13:23 WIB

Kementan Pastikan Pasokan Bawang Putih Selama Covid-19 Aman

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok bawang putih di seluruh Indonesia aman dan tersedia dalam jumlah yang cukup. Sebab bawang putih impor dari China sudah datang melalui 3 pelabuhan…

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

Selasa, 31 Maret 2020 - 13:05 WIB

Galer Eraspacetival, Erajaya Berikan Diskon Besar-besaran

Erajaya menggelar festival belanja online bertajuk Eraspacetival. Sejumlah produk diberikan diskon besar, salah satunya iPhone XS.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 31 Maret 2020 - 13:04 WIB

Uang Beredar Tumbuh Meningkat pada Februari 2020

Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Februari 2020. Posisi M2 pada Februari 2020 tercatat Rp6.116,5 triliun atau tumbuh 7,9% (yoy), lebih tinggi dibandingkan…