INDUSTRY.co.id - Jakarta - WeWork, sebuah platform yang penyedia tempat, komunitas dan layanan lainnya bagi kreator profesional, mengumumkan kehadiranya di Indonesia, negara terbesar keempat di dunia, dengan dua lokasi mereka di Sinarmas MSIG Tower dan Revenue Tower di pusat bisnis Jakarta.
Informasi yang diterima INDUSTRY.co.id Kamis (26/4/2018) menyebutkan, lokasi WeWork di Sinarmas MSIG Tower dan Revenue Tower dijadwalkan mulai beroperasi berturut-turut di kuartal ketiga 2018. WeWork di akan mengoperasikan tiga lantai yang mengakomodir hingga 800 anggota dan WeWork di Revenue Tower akan menempati lima lantai yang bisa memuat hingga 1.400 anggota.
Terletak di jalan Jenderal Sudirman, persis di tengah pusat bisnis Jakarta yaitu di SCBD, area yang merupakan wilayah strategis di Jakarta dan dikelilingi berbagai gedung perkantoran, hotel, beberapa kedutaan besar, komplek perbelanjaan dan hiburan dan juga hunian apartemen kelas atas.
Masuknya WeWork ke Jakarta merupakan langkah penting untuk perkembangan perusahaan di Asia Tenggara, setelah pada bulan Desember 2017 lalu meresmikan WeWork Beach Centre, titik pertama WeWork di Asia Tenggara.
Memperkuat Komunitas Para Kreator di Pusat Bisnis Jakarta Dengan mengevolusi ruangan penjadi pengalaman, WeWork di Sinarmas MSIG Tower dan Revenue Tower akan dilengkapi dengan elemen-elemen yang sama WeWork global.
Bersama dengan WeWork sebagai pemain global yang menyesuaikan dengan kebudayaan lokal, para member dapat menikmati fasilitas lengkap seperti common area , bilik telepon, community bar , serta ruang bersantai yang dikemas dengan desain menarik dan berkonsep kolaborasi dengan sentuhan-sentuhan yang terinspirasi dari seni khas Indonesia.
“Kami tidak sabar untuk membangun komunitas-komunitas yang ada di sini untuk menginspirasi lahirnya inovasi besar, kolaborasi, dan produktivitas bagi para kreator hingga perusahaan dalam berbagai ukuran,” ujar Turochas “T” Fuad, Managing Director WeWork Asia Tenggara.
“Lewat perkembangan yang pesat serta rencana-rencana di masa yang akan datang, WeWork, ada di garis terdepan dalam pembentukan budaya kerja yang baru di era yang segala sesuatunya terjadi begitu cepat, dan melanjutkan komitmen kami untuk memberi nilai lebih bagi ekosistem bisnis lokal,” lanjutnya.
Dalam rangka memacu kolaborasi dan interaksi bagi para member, pendekatan khas WeWork dalam pengelolaan komunitas juga terefleksi di lokasi-lokasi ini. WeWork menyediakan Member Network App untuk berkolaborasi satu dengan yang lain secara virtual di mana WeWork juga menintegrasikan dengan desain, teknologi, dan komunitas. Fitur ini juga mendorong pengalaman inklusif para member yang ditambahkan oleh jaringan global WeWork untuk perusahan-perusahan yang ingin merambah Indonesia.
Mempertegas Jejak WeWork di Asia Tenggara WeWork juga berencana untuk membuka lokasi di beberapa pasar Asia Tenggara seperti Bangkok, Kuala Lumpur, serta Manila pada akhir 2018. Melanjutkan pembukaan lokasi pertama di Asia Tenggara, WeWork Beach Center di Singapura pada Desember 2017, WeWork juga akan membuka lokasi keduanya di Singapura, WeWork 71 Robinson, pada akhir kuartal kedua bersamaan dengan WeWork 60 Anson Road, WeWork 22 Cross Street dan WeWork Funan.
WeWork membuka keanggotaan bagi perusahaan-perusahaan global, start up hingga perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Asia Tenggara seperti HP Inc dan Twilio juga start up dan UKM seperti Bizzy, Chope, DataOn, PolicyPal, Rekanext, StashAway, dan Wantedly.
Pada Agustus 2017, WeWork mengumumkan investasi sebesar US$500 juta untuk ekspansinya di Asia Tenggara dan Korea. Untuk pengembangan di kawasan Asia Tenggara, WeWork mengakuisisi Spacemob .