INDUSTRY.co.id - Jakarta - Mercedes-Benz memperkenalkan merek EQ untuk pasar Indonesia pada ajang IIMS 2018, yang merupakan sebuah langkah yang membawa arah baru yang menarik dalam bentuk pengklasifikasian ulang model kendaraan E 350 e sebagai produk EQ Power. 

“Teknologi EQ berasal dari nilai-nilai yang dianut oleh merek Mercedes-Benz, yaitu emotion dan intelligence. Ini merupakan momen yang langka dan membanggakan bagi kami, dimana kami dapat memperkenalkan sebuah merek baru di bawah portofolio Mercedes-Benz yang juga mencakup Mercedes-AMG dan Mercedes-Maybach," kata Roelof Lamberts, Presiden dan CEO PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia pada acara peluncuran merek EQ, Kamis (19/4/2018).

Lamberts percaya bahwa merek EQ akan membawa pengguna melaju ke masa depan mobilitas melalui penekanan dan inovasi dalam konektivitas, kapabilitas 
berkendara otonom dan layanan bersama. 

"Melalui teknologi ini, kami menegaskan kembali bahwa Mercedes-Benz adalah, dan akan selalu menjadi, merek perintis dalam industri otomotif, sama halnya seperti saat kami menciptakan kendaraan bermotor lebih dari 130 tahun yang lalu,” kata Lamberts.

Nama EQ sendiri memiliki arti “Electric Intelligence” dan berasal dari nilai-nilai yang dianut Mercedes-Benz, yaitu “Emotion and Intelligence”. Merek baru ini mencakup semua aspek penting dalam mobilitas elektrik yang berfokus pada pelanggan dan juga melampaui kendaraan itu sendiri. 

Teknologi EQ menawarkan sebuah ekosistem mobilitas elektrik yang komprehensif, baik dari segi produk, layanan, teknologi maupun inovasi. EQ Power merupakan teknologi yang diimplementasikan dalam E 350 e Plug-in Hybrid; sebuah model sedan mewah yang menggabungkan efisiensi dengan kenyamanan berkendara.

Teknologi EQ Power akan membuka jalan bagi EQ, sebuah titel yang tersedia bagi jajaran kendaraan elektrik murni yang sebelumnya sempat ditampilkan melalui mobil konsep Generation EQ pada ajang Paris Motor Show pada tahun 2016.


E 350 e: Plug-in Hybrid yang cerdas dengan teknologi EQ 

Pada Mercedes-Benz E 350 e, kombinasi transmisi plug-in hybrid 9G-TRONIC dan motor elektrik generasi terbaru memastikan nilai tertinggi dalam konsumsi bahan bakar, kenyamanan berkendara dan dinamika kendaraan. Teknologi elektrontik daya terbaru memungkinkan adanya peningkatan lebih lanjut dalam output dan torsi motor elektrik hingga 65 kW (88 hp) dan 440 Nm. 

Mercedes-Benz E 350 e memiliki output sistem sebesar 210 kW (286 hp) dan torsi sebesar 550 Nm. Kemajuan dalam strategi operasi cerdas juga mampu meningkatkan efisiensi kendaraan. Mengemudi secara bebas emisi hingga 33 km dapat dilakukan menggunakan model sedan eksekutif ini, dengan memperhatikan profil mengemudi masing-masing individu serta kondisi sekitar.

EQ Power: uji coba E 350 e 

Mercedes-Benz akan menyiapkan dua unit E 350 e yang dapat diuji coba oleh para calon pelanggan dalam sebuah jalur khusus. Melalui konsep ini, Mercedes Benz menawarkan pengalaman berkendara dengan teknologi EQ terbaru yang 
menggunakan mobilitas bebas emisi, serta di saat bersamaan mempertahankan fitur kenyamanan yang merupakan filosofi Mercedes-Benz.

Head of Product & Pricing Mercedes-Benz Passenger Cars South East Asia 2, Carsten Bauer mengungkapkan, dengan meluncurkan merek EQ yang dipimpin oleh para pemimpin teknologi dan model kendaraan plug-in hybrid C 350 e dan E 350 e yang unggul serta dilengkapi dengan teknologi EQ Power, pihaknya mampu menciptakan suatu hal yang saat emosional. 

"Sensasi akselerasi langsung mampu kami gabungkan dengan keberlangsungan konsumi energi yang efisien. Kami menganggap mobilitas listrik sebagai suatu hal yang lebih dari sekedar pilihan drivetrain alternatif. Merek EQ merupakan panggilan teknologi kami untuk menyambut mobilitas elektrik yang berfokus pada pelanggan," kata Bauer.

Teknologi tersebut, lanjutnya, melaju melampaui kendaraan itu sendiri dan memasuki sebuah ekosistem yang dirancang untuk memberikan harga, kenyamanan serta kemewahan terbaik bagi para pelanggan dan penggemar Mercedes-Benz.