INDUSTRY.co.id - Rumah Sakit yang memiliki sertifikasi syariah baru mencapai 10 Rumah Sakit dari 290 anggota Majelis Upaya Kesehatan Islam (Mukisi). Keanggotaan Mukisi tidak hanya Rumah Sakit, namun bisa klinik, Sekolah Keperawatan dan lainnya. Saat ini Mukisi menggelar event Islamic Healthcare Expo (IHEX) 2018.

Advertisement

Ni'matullah Mansur Exekutive Komite Mukisi mengatakan, Mukisi tidak memaksakan anggotanya untuk memiliki sertifikasi tersebut. Di antar RS yang sudah memiliki sertifikasi syariah RS Sultan Agung, RS Sari Asih dan lainnya yang mencapai 10 RS.

"Bukan berarti yang belum mendapat sertifikasi belum syariah, karena ada RS Islam yang sampai saat ini lagi proses sertifikasi syariah,"ujar dia di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Advertisement

Ia katakan, sertifikasi syariah bertujuan untuk memasikan bahwa RS syariah itu bersih, memberikan perioritas keselamatan kepada pasiennya. Tidak kumuh dan memgang prinsip akreditasi RS tersebut.

"Adanya sertifikasi tersebut untuk mensingkronkan syariah yang dimaksud agar semua iinstitusi lembaga kesehatan ini satu prinsip bersyariah. Bahkan ada Rumah Sakit dari Korea ingin dapat sertifikasi syariah agar orang Indonesia berobat ke Korea dan tidak hanya ke Singapura," katanya. 

Advertisement