Warga Petemon 3, Surabaya Dapat 300 Juta dari ICHITAN Mendadak Jutawan 2

Oleh : Dina Astria | Senin, 02 April 2018 - 09:40 WIB

Warga Petemon 3, Surabaya berhasil mendapatkan 300 Juta dari ICHITAN Mendadak Jutawan 2
Warga Petemon 3, Surabaya berhasil mendapatkan 300 Juta dari ICHITAN Mendadak Jutawan 2

INDUSTRY.co.id - Surabaya - Tak kenal lelah dalam mencari keberadaan pemenang program “Mendadak Jutawan 2”, adalah salah satu bukti semangat yang dibawa oleh PT Ichi Tan Indonesia atau (ICHITAN). Dari panasnya terik matahari yang menyengat hingga turunnya hujan di kala siang hari, tentunya tidak menyurutkan semangat dari tim verifikasi ICHITAN dalam mencari lokasi pemenang ke-delapan “Mendadak Jutawan 2” di daerah Gang Petemon 3, Surabaya. Walaupun tim verifikasi ICHITAN sempat mengalami kebingungan dalam mencari alamat, pada akhirnya mereka berhasil menemukan lokasi tempat tinggal pemenang ke-delapan ini yang terletak di sebuah kosan satu kamar.

Pemenang beruntung kali ini adalah sepasang suami istri, yaitu Lindyana Wulansari (30 tahun) dan Reymond Sagita (33 tahun). Bersama dengan anak semata wayangnya, Sheryl (6 tahun), mereka tinggal di sebuah kosan yang hanya terdiri dari satu ruangan kecil untuk berkumpul dan beristirahat. Keluarga kecil ini adalah salah satu contoh keluarga tangguh yang terus berjuang hidup di bawah kerasnya ibu kota provinsi Jawa Timur, Surabaya.

Hal tersebut dapat dilihat dari kisah perjuangan mereka yang dimulai sejak awal pernikahan. Sejak tahun 2012, sepasang suami istri ini pernah bekerja di tempat yang sama, di salah satu restoran di pusat tempat perbelanjaan Surabaya. Namun di tahun 2017, tempat kerja mereka mengalami kebangkrutan. Kini Wulan berprofesi sebagai ibu rumah tangga, sementara Reymond yang merupakan lulusan SMP, bekerja sebagai pengemudi ojek online. Karena berlatar belakang lulusan SMP, Reymond sering ditolak berkerja di banyak perusahaan. Sebagai pengemudi ojek online, penghasilan Reymond setiap harinya tidak menentu. Hal tersebut dikarenakan penghasilan Reymond yang bergantung kepada jumlah order, situasi dan kondisi. Apabila jumlah order ojek online sedang ramai, ia bisa membawa pulang hingga Rp 140 ribu/hari, bahkan tak jarang ia membawa pulang Rp 30 ribu/hari atau tidak sepeser pun, apabila sedang ada demo atau kericuhan.

Bisa dikatakan tahun 2017-2018 adalah titik terendah dalam kehidupan mereka. Terdengar isak tangis dari pasangan ini, ketika sedang menceritakan kisah perjuangan mereka. Untuk memenuhi biaya hidup yang tinggi di Surabaya, mereka terpaksa terlilit hutang sebesar Rp 7 Juta. Di kosan kecil yang hanya berisikan sebuah tempat tidur, Wulan, Reymond, dan anak semata wayangnya harus hidup tanpa lemari, kulkas, dan televisi karena barang-barang tersebut harus dijual untuk membayar dan memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan, kasur yang mereka gunakan sehari-hari untuk beristirahat adalah kasur yang dipinjamkan oleh pemilik kosan. Sempat tidak tega dengan kondisi yang ada, mereka mengajak anaknya untuk tinggal di rumah salah satu saudaranya yang ada di Malang. Namun sang anak tidak betah dan mereka pun diajak kembali ke kosan yang terdahulu. Disatu sisi, baik Wulan maupun Reymond dapat dibilang memiliki hubungan yang tidak dekat dan kurang harmonis dengan kedua orang tuanya. Sehingga, untuk bertahan hidup mereka harus berjuang dan mendukung satu sama lain. Meskipun harus menjalani kehidupan yang berat serta tanggungan yang tidak sedikit, mereka selalu percaya bahwa jalan hidup mereka sudah ada yang mengatur.

Tanggal 28 Maret 2018 menjadi awal kisah baru bagi keluarga kecil yang tinggal di Gang Petemon 3. Tepatnya ketika tim verifikasi ICHITAN datang langsung ke rumah mereka untuk memverifikasi kode tutup botol yang dimilikinya dengan database yang dimiliki tim ICHITAN. Ketika tim ICHITAN duduk untuk mendengar cerita dari Wulan dan Reymond, terlihat kondisi anak semata wayang yang sedang kurang sehat. Namun karena keterbatasan ekonomi yang dimilikinya, sang anak hanya bisa dibawa ke puskesmas. Padahal, seharusnya Sheryl diperiksa lebih mendalam di rumah sakit yang lebih besar.

Suasana haru dan tidak percaya jelas terlihat di wajah Wulan dan Reymond. “Pada waktu itu, saya sedang mengantarkan pelanggan ke Terminal Bungurasih. Namun kemudian saya melihat pesan dari istri saya yang mengingatkan pesanan anak saya untuk membelikan dua botol ICHITAN rasa Mangga. Akhirnya saya pun mampir ke Indomaret Basuki Rahmat untuk membeli teh tersebut. Varian tersebut merupakan rasa favorit anak saya,” tutur Reymond. Wulan turut bercerita tentang perasaan kagetnya ketika menelepon call center ICHITAN, “Waktu saya telepon call center sore itu, saya tidak menyangka akan benar-benar mendapatkan respon dari tim ICHITAN. Awalnya tentu saya kaget dan tidak menyangka akan mendapatkan uang sebesar itu,” ujar Wulan. Sebenarnya keluarga ini sudah mengetahui beberapa program spesial ICHITAN mulai dari “Mendadak Jutawan 1”, “Harap-Harap Emas”, dan yang terakhir “Mendadak Jutawan 2” melalui iklan di televisi dan media sosial. Sejak program “Mendadak Jutawan 1” dan “Harap-Harap Emas”, Wulan dan Reymond selalu berusaha dengan membeli produk ICHITAN dan berdoa agar bisa mendapatkan hadiah tersebut, namun sayangnya mereka belum berjodoh pada waktu itu.

Tetapi tangis bahagia langsung pecah, ketika Wulan dan keluarganya dinyatakan sebagai pemenang sah ke-delapan, yang mendapatkan uang tunai senilai Rp 300 Juta oleh tim verifikasi ICHITAN. Air mata bahagia yang tak terbendung keluar dari kedua pasangan ini. Uang tunai senilai Rp 300 juta tersebut diserahkan langsung kepada Laura oleh perwakilan representatif Tim ICHITAN, Mr. Sintorn Santitorn, selaku Direktur PT Ichi Tan Indonesia. "Selamat Anda menjadi pemenang ke-delapan dari Program Mendadak Jutawan 2. Hal ini bisa terjadi berkat usaha yang giat, dan doa yang Anda lakukan. Semoga uang ini nantinya dapat berguna untuk menjalani kehidupan yang jauh lebih baik lagi," tuturnya.

Uang tersebut akan digunakan Wulan dan Reymond untuk membayar hutang-hutang yang dimiliki, kemudian membuka usaha bisnis makanan penyetan dan warung kopi. Serta tentunya ditabung untuk menyekolahkan sang anak hingga perguruan tinggi. Mereka berdua berharap anaknya bisa memiliki kehidupan yang lebih baik dari orang tuanya dan dapat melanjutkan pendidikan menjadi sarjana.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

UNEP : 76% Karhutla 2019 di Lahan Terlantar

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Environment Programme (UNEP) mengeluarkan data terbaru yang menyatakan luasan hutan dan lahan terbakar pada tujuh provinsi di…

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas serta Kantor Bersama Kerjasama…

Laksamana Muda TNI (Purn) Untung Suropati

Sabtu, 07 Desember 2019 - 06:00 WIB

Untung Surapati akan Merehab Rumah Bung Karno di Surabaya

Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, Surabaya memiliki peran penting. Selain sebagai kota perdagangan dan kota maritim, Surbaya juga menjadi kota pahlawan yang menyimpan berbagai sejarah…

Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:00 WIB

Panglima TNI : Gunakan Filosofi Ala Bisa Karena Biasa

Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan…

Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han),

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:00 WIB

Pangdivif 2 Kostrad Kunjungi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad di Merauke

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han), didampingi Asops Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Septa Viandi Dwi dan Danbrigif Mekanis Raider…