Badan Geologi Kementerian ESDM Klaim Cadangan Batubara Indonesia Mencapai 26,2 Miliar Ton

Oleh : Hariyanto | Rabu, 21 Maret 2018 - 17:42 WIB

Produsen Batubara
Produsen Batubara

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Berdasarkan data dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), saat ini cadangan batubara Indonesia mencapai 26,2 miliar ton. 

Dengan produksi batubara sebesar 461 juta ton tahun lalu, maka umur cadangan batubara masih 56 tahun apabila diasumsikan tidak ada temuan cadangan baru.

Berdasarkan keterangan dari laman resmi Kementerian ESDM, Rabu (21/3/2018), selain cadangan batubara, masih ada juga sumber daya batubara yang tercatat sebesar 124,6 miliar ton. Untuk itu, Pemerintah terus mendorong upaya eksplorasi dalam rangka meningkatkan cadangan batubara tersebut.

Kalimantan tercatat sebagai wilayah yang menyimpan cadangan batubara terbesar, yaitu 14,9 miliar ton, disusul oleh Sumatera (11,2 miliar), dan Sulawesi (0,12 juta). Di wilayah Kalimantan, cadangan terbesar berada di wilayah Kalimantan Timur sebesar 7,5 miliar ton, Kalimantan Selatan sebesar 4,2 miliar ton dan Kalimantan Tengah 2,1 miliar ton. 

Sementara, Sumatera Selatan menjadi daerah yang memiliki cadangan terbesar di wilayah Sumatera dengan cadangan 8,9 miliar ton, disusul Jambi sebesar 1,1 miliar ton.

Pada tahun 2017, produksi batubara nasional tahun mencapai 461 juta ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 97 juta ton dimanfaatkan untuk kepentingan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO). Tren pemanfaatan dalam negeri selalu meningkat dari tahun ke tahun. Terhitung sejak 2013 hanya 72 juta ton kemudian menjadi 97 juta ton pada 2017 dengan rincian yaitu 2014 (76 juta ton), 2015 (86 juta ton) dan 2016 (91 juta ton).

Rata-rata pemanfaatan dalam negeri tersebut terbesar diperuntukkan untuk kelistrikan yaitu 83% dan selebihnya untuk industri semen, pupuk, tekstil pulp, metalurgi, briket dan lainnya sebesar 17%.

Selain pemanfaatan dalam negeri, batubara juga diekspor dalam rangka kontribusi terhadap penerimaan negara. Beberapa negara tujuan ekspor antara lain China (51 juta ton), India (46 juta ton) dan Jepang (22 juta ton) disamping 25 negara lainnya.

Ekspor batubara diupayakan terus menurun bertahap, seiring dengan meningkatkan pemanfaatan dalam negeri utamanya sebagai energi primer untuk pembangkit listrik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sony Heru Priyanto, Peneliti President University

Minggu, 05 April 2020 - 12:25 WIB

Meningkatkan Kegiatan CSR di Masa Wabah Covid-19

CSR adalah bagian tak terpisahkan dari perusahaan apakah perusahaan itu untung atau tidak. Ketika perusahaan berdiri, wajib hukumnya untuk menyelenggarakan CSR sebagai bentuk tanggung jawabnya.…

Ilustrasi kredit perbankan

Minggu, 05 April 2020 - 12:18 WIB

Kena Corona Kredit ke Hotel dan Restoran Melambat

Adanya wabah Corona memukul semua sektor bisnis tanpa terkecuali sektor pariwisata. Perdagangan Hotel, restoran (PHR) turut merasakan dampaknya. Penyaluran kredit ke sektor ini juga melambat.

Ilustrasi Perbankan Syariah (Republika.co.id)

Minggu, 05 April 2020 - 12:05 WIB

Catat, Ini 11 Bidang Usaha yang Diizinkan Tetap Beroperasi Selama PSBB

Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam…

Alodokter

Minggu, 05 April 2020 - 11:46 WIB

Alodokter Pilih TikTok untuk Sajikan Informasi yang Kredibel

Di tengah pandemi global virus corona (COVID-19), TikTok, platform video singkat terkemuka di dunia, menggandeng beberapa mitra dan kreator untuk membantu mengedukasi berbagai hal mengenai COVID-19,…

Bantuan Pelindo 1

Minggu, 05 April 2020 - 11:35 WIB

Pelindo 1 Bantu Puskesmas Labuhan, Al Washliyah & Posko Jurnalis Medan Utara

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) terutama di sekitar wilayah kerjanya.