ModernCikande Optimistis Tumbuh Positif di Tahun Politik

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 08 Maret 2018 - 22:00 WIB

Dirut Modern Cikandek Industrial Estate Pascall Wilson (foto IST)
Dirut Modern Cikandek Industrial Estate Pascall Wilson (foto IST)

INDUSTRY.co.id , Banten-PT Modern Industrial Estate menargetkan penjualan lahan di Modern Cikande Industrial Estate tumbuh menjadi Rp1 triliun di tahun 2018 dimana sebelumnya perseroan mampu menjual (marketing sales) sebesar Rp700 miliar.

Pascall Wilson, Presiden Direktur Modern Industrial Estate, mengatakan pihaknya meyakini permintaan lahan industri di kawasannya akan tumbuh antara 15% hingga 20% dibandingkan dengan tahun lalu.

"Faktor yang mendorong pertumbuhan permintaan lahan industri adalah sudah akan mulai beroperasinya pintu tol Cikande yang dijadwalkan bulan ini. Hal itu mengakibatkan akses ke kawasan industri Modern Cikande akan lebih mudah dan jarak tempuh lebih cepat," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (8/3/2018).

Walaupun 2018 adalah tahun politik dan investor memiliki banyak pertimbangan, Pascall optimistis hal ini tidak akan menghalangi perseroan mencapai target penjualan yang telah ditetapkan. Selain karena faktor akses yang lebih mudah dibandingkan dengan kawasan industri lain seperti di Cikarang, ketersediaan infrastruktur untuk industri seperti gas, listrik, akses komunikasi dan pengolahan limbah industri tersedia dengan lengkap.

Dia menyebutkan di kawasan industri seluas 3.175 hektare ini telah tersedia hunian berupa perumahan sederhana yang akan memudahkan pekerja untuk mendapatkan tempat tinggal. Pihaknya menargetkan setiap tahun dapat membebaskan lahan minimal 200 hektare untuk membangun fasilitas yang memadai.

"Dari sisi produk kami tentukan produk baru, enggak hanya siap bangun tapi ada standar building, kami lengkapi hotel juga sudah mulai dibangun pada 2017 dan akan mulai operasi Maret atau April tahun ini," katanya.

Selain itu, perseroan juga bakal menambahkan kawasan komersial baru juga yang dilengkapi dengan park garden. Saat ini, dari luas total 3.175 hektare, area yang telah dikembangkan mencapai 1.400 hektare lebih dari 250 perusahaan pengguna.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat memberikan bingkisan lebaran untuk pegawai lingkungan Kemenperin

Kamis, 23 Mei 2019 - 16:50 WIB

Menperin Berikan 1.150 Bingkisan Lebaran untuk Pegawai Lingkungan Kemenperin

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyerahkan secara simbolis bingkisan Lebaran dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perindustrian kepada pegawai golongan I dan II, tenaga honorer,…

BGR Logistics Gandeng Sejumlah BUMN Kembangkan Smart Warehouse Hemat Energi

Kamis, 23 Mei 2019 - 16:11 WIB

BGR Logistics Gandeng Sejumlah BUMN Kembangkan Smart Warehouse Hemat Energi di Medan

Sejumlah BUMN dan anak usaha BUMN yang akan bekerjasama dengan BGR Logistics yakni PT Nindya Karya (Persero), PT Indra Karya (Persero), PT Virama Karya (Persero), PT Industri Nuklir Indonesia…

Penampakan Booth Suzuki di PRJ

Kamis, 23 Mei 2019 - 15:45 WIB

Usung Tema 100% Buat Indonesia, Suzuki Turut Ramaikan Jakarta Fair 2019

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke-492, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), agen pemegang merk Suzuki di Indonesia turut berpartisipasi pada acara tahunan Jakarta Fair Kemayoran…

Samsung Smart Learning Class

Kamis, 23 Mei 2019 - 15:19 WIB

Samsung dan IGI Makassar Perluas Manfaat Samsung Smart Learning Class Menjadi Paperless School

PT Samsung Electronics Indonesia terus berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia, salah satunya melalui implementasi program Corporate Citizenship pada bidang pendidikan.…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 23 Mei 2019 - 15:15 WIB

Industri Manufaktur Sumbang Signifikan ke PMDN dan PMA

Kementerian Perindustrian terus berupaya mendorong realisiasi dari komitmen para investor sektor industri yang telah menyatakan minatnya untuk menanamkan modal di Indonesia.