INDUSTRY.co.id - Jakarta-Untuk mendorong sektor pertanian di Indonesia, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indo esia akan menggelarJakarta Food Security Summit (JFSS) ke-empat pada 8-9 Maret 2018 di Jakarta Convention Center (JCC).

MenurutKetua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani mengatakan, mengapa berkomitmen di sektor pertanian, Kadib sendiri melihat bahwa pertanian adalah sektor yang memilimi penyerapan tenaga kerja paling banyak.

"Sektor pertanian dapat menyerap tenaga kerja kurang lebih 32 persen. Dan, pertanian akan memperkecil kesenjanvan ekonomi dengan menperharikan para petani yang menjadi penentu dalam ketahanan pangan," katanya diMenara Kadin, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Sementara, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Franky O. Widjaja mengatakan, komitmen dunia usaha dalam pengembangan sektor pertanian telah dilakukan dengan konsisten dan berkelanjutan.

Pada penyelenggaraan JFSS Kali ini, kata Franky, JFSS ke empat ini menyasar pada tema Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan melalui Kebijakan dan Kemitraan.

Dia menyatakan kontinuitas penyelenggaraan program ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong iklim usaha di Indonesia terkait dengan upaya ketahanan pangan agar semakin kondusif.

Produktivitas di sektor pangan harus ditingkatkan dari tahun ke tahun dan sektor pertanian yang banyak menyerap tenaga kerja harus selalu diupayakan kemajuan dan pengembangannya, ungkap dia.

Selain melibatkan kalangan dunia usaha, JFSS juga akan melibatkan kalangan pemerintah, para pakar, akademisi hingga petani. Dia menyebutkan, JFSS akan diikuti oleh sekitar 1000 peserta konferensi.

Seperti penyelenggaraan sebelumnya, JFSS akan dilengkapi dengan pameran produk-produk komoditas pangan nasional dan inovasi teknologi pembiayaan pertanian terkini.