INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada pembukaan pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, selama 3 tahun terakhir pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) telah memberikan efek positif bagi pertumbuhan industri otomotif Nasional. 

"Untuk kali ini, GIICOMVEC hadir sebagai bentuk dari komitmen GAIKINDO untuk mendukung dan mendorong industri otomotif, khususnya industri kendaraan komersial, serta membantu perkembangan infrastruktur dan pembangunan di tanah air," kata Menteri Airlangga di Jakarta, Kamis(1/3/2018).

Ia mengatakan, kebutuhan sarana transportasi barang maupun penumpang saat ini semakin meningkat. "Hal tersebut menunjukkan adanya potensi kebutuhan pasar industri kendaraan komersial, yang kita yakini dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri, mengingat potensi dan kemampuan industri kendaraan komersial dalam negeri cukup maju dalam memproduksi jenis truk dan bus," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pemerintah terus berkomitmen untuk terus memperkuat basis industri kendaraan komersial terutama untuk angkutan niaga, serta meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri melalui penguatan struktur industri pada rantai nilai serta perbaikan infrastruktur industri.

"Semakin membaiknya pertumbuhan ekonomi nasional yang didorong oleh pulihnya perekonomian global serta berjalannya reformasi struktural di dalam negeri secara komprehensif, termasuk membaiknya harga komoditas serta industri mining, akan semakin mendorong peningkatan pasar produk kendaraan komersial di Indonesia," kata Menperin.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan industri kendaraan bermotor roda empat di dalam negeri, Kemenperin telah menerbitkan Permenperin No.34 tahun 2017 tentang industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih, yang mulai berlaku di awal Desember 2017 yang lalu. 

"Dengan pengaturan skema importasi CKD dan IKD, diharapkan akan lebih mendorong investasi dan produksi kendaraan bermotor, termasuk kendaraan komersial," ungkap Menteri Airlangga.