INDUSTRY.co.id, Jakarta -Tersiar kabar bahwa calon pengganti Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebagai kandidat tunggal yang akan menggantikan Agus Martowardojo yang segera berakhir masa jabatannya pada Mei 2018. Menurut sumber dari dalam pemerintahan, Presiden Jokowi mengirimkan nama Perry Warjiyo, sebagai calon tunggal, untuk mengikuti fit and proper test DPR RI sebagai pengganti Agus Martowardojo kedepannya.

Nama clon tunggal Gubernur Bank Indonesia ini juga dipastikan sudah diserahkan ke pihak DPR yakni Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo namun pihaknya justru masih merahasiakan.

 Perry Warjiyo sebagai kandidat kuat dalam menjabat Gubernur Bank Indonesia ditengah mencuatnya nama-nama lain yang telah disebutkan terlebih dahulu oleh Staf Ahli Wakil Presiden Sofyan Wanandi.

Ini dikarenakan Perry memang sangat berpengalaman dalam bidang moneter apalagi dirinya juga pernah menjabat di International Monetary Fund (IMF) dan berkecimpung di dunia bank sentral sejak lama.

Keputusan satu nama calon ini juga tidak terlalu mengagetkan karena Jokowi selalu melakukan hal ini sebelumnya. Ini setidaknya meniru pencalonan Kapolri dan Pangab sebelumnya dengan hanya mengirimkan satu nama. Maka tidak menimbulkan polemik di DPR karena diterima atau tidak hal tersebut akan dikembalikan lagi ke Presiden.

Sebagai informasi, Perry Warjiyo, pria kelahiran Sukoharjo pada 1959 ini diangkat sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan keputusan Presiden 28/P tahun 2013, dan memulai jabatannya sejak tanggal 15 April 2013 untuk masa jabatan 2013–2018.

Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, Perry sempat menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk perumusan kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional di BI. Perry juga pernah menjabat Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, BI.

Perry Warjiyo juga sempat menduduki posisi sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund, mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.

Selain sibuk di banksentralan, Perry Warjiyo juga sebagai dosen Pasca Sarjana di Universitas Indonesia di bidang Ekonomi Moneter dan Ekonomi Keuangan Internasional.

Perry merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Gadjah Mada pada 1982. Gelar Master dan PhD di bidang Moneter dan Keuangan Internasional juga diperoleh dari Iowa State University, Ames pada 1989 dan Ph.D untuk bidang ekonomi moneter dan internasional pada 1991.