Tingginya Cadangan dan Apresiasi Ringgit Berpotensi Tekan Harga CPO Malaysia

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 05 Januari 2018 - 13:47 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) Malaysia diperkirakan bakal kembali tertekan pada perdagangan Jumat (05/01/2018) akibat tingginya cadangan CPO Malaysia tersebut serta menguatnya kurs Ringgit Malaysia (RM).

Harga CPO Malaysia pada perdagangan Jumat (05/01/2018) ini diperkirakan bakal bergerak pada kisaran RM2.475-2600 per ton. Kendati demikian, harga minyak nabati yang berasal dari kelapa sawit tersebut cenderung melemah akibat kecemasan yang muncul di pasar.

Menurut data CIMB Equities Research, cadangan CPO Malaysia diprediksi naik 6% menjadi 2,7 juta ton pada Desember 2017 dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 2,56 juta ton.

“Prediksi tersebut menimbulkan kecemasan para pelaku pasar terhadap harganya yang berpotensi turun akibat kelebihan pasokan di pasar,” ujar Faisyal, analis bursa komoditas PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Jumat (05/01/2018).

Sementara itu, CIMB Futures mengungkapkan, produksi CPO tersebut berpotensi turun 5% pada Desember 2017 dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi ekspornya berpeluang naik 8% di sepanjang periode tersebut akibat tingginya permintaan dari India dan Uni Eropa.

Pada pukul 11:05 WIB, kurs RM menguat 0,2% ke posisi 3,9960 per dolar AS. Penguatan RM ini sangat dicemaskan pelaku pasar. Pasalnya, apresiasi RM tersebut akan membuat harga CPO menjadi mahal untuk pemilik mata uang lainnya.

Menurut Faisyal, harga CPO Malaysia tersebut bakal turun jika sudah menyentuh RM2.525 per ton. Penurunan tersebut diperkirakan bakal terus terjadi hingga mencapai RM2.475 per ton.

“Demikian pula sebaliknya, jika mencapai level RM2.570 per ton, maka harga komditas sawit tersebut dapat terus meluncur naik hingga ke level RM2.600 per ton,” imbuh Faisyal. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Munas Backstager Indonesia

Jumat, 27 November 2020 - 21:08 WIB

Pamdemi COVID-19 Disikapi Positif, Backstagers Indonesia Kini Jadi Perkumpulan Berbadan Hukum

Forum Backstagers Indonesia lahir sebagai pengejawantahan belum adanya Perkumpulan berbadan hukum khusus Event Organizer setingkat nasional.

Yayasan Enesis Indonesia berkolaborasi dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dengan menyediakan healthy kit berupa (Masker, Antis Hand Sanitizer, Plossa minyak aromaterapi eucalyptus, Amunizer Vitamin C 1000mg, Disinfectant Kispray, Adem Sari Vit C Tinggi dan minuman Scrubber untuk menjaga kesehatan usus).

Jumat, 27 November 2020 - 20:46 WIB

Berkolaborasi dengan Transjakarta, Enesis Group Dukung Pemerintah Perkuat Protokol Kesehatan di Masa Pandemi.

Jakarta– Enesis Group meluncurkan kampanye #EnesisSafeTravel untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat protokol kesehatan di masa pandemi.

Ilustrasi pengiriman barang (Doc:Pikiranrakyat)

Jumat, 27 November 2020 - 19:08 WIB

Gandeng Loggis.id, Paketku Tingkatkan Efisiensi dan Layanan

Dalam masa pandemi saat ini, salah satu tantangan pada hampir semua industri adalah melakukan efisiensi dalam berbagai bentuk.

Kantor pusat Pegadaian

Jumat, 27 November 2020 - 18:50 WIB

Pegadaian Panen Penghargaan di Penutupan November 2020

PT Pegadaian (Persero) meraih beberapa penghargaan atas kinerja yang dilakukan, satu di antaranya BUMN Award 2020 kategori Digital Marketing Transformation for Milennial Generation dari Warta…

Suasana diskusi Famara Jakarta di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Jumat, 27 November 2020 - 18:29 WIB

Diskusi Famara: Wujudkan Negara Kesejahteraan dari Advokat, Pakar Hukum: Banyak Advokat Bermain Tidak Jujur

Jakarta – Seluruh advokat di Indonesia harus melaksanakan penegakkan hukum dengan baik dan benar. Kalau advokat melaksanakan penegakkan hukum dengan baik dan benar maka konsep negara kesejahteraan…