INDUSTRY.co.id, Kuningan - Setelah mengunjungi Cirebon, bagi Anda yang ingin berendam air dingin bersama ikan-ikan, bisa berkunjung ke Kuningan, Jawa Barat. Di sana ada sebuah kolam ikan tetapi bisa untuk sebagai kolam renang umum.

Advertisement

Tempat wisata pemandian air di Kuningan ini, sudah terkenal sejak zaman dulu. Pemandian air Cibulan ini terletak di Maniskidul, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Objek wisata Cibulan menyajikan suasana alam dengan pepohonan yang rindang yang tumbuh di sekitaran objek wisatanya.

Cibulan juga memilki kawasan yang khas dan asri, kolamnya dipenuhi oleh ikan Kancra Bodas (Labeobarbus Doumensis) atau biasa disebut Ikan Dewa. Diceritakan, menurut kalangan Masyarakat Desa Maniskidul dan masyarakat Kuningan pada umumnya, ikan dewa yang ada di kolam Cibulan ini konon dahulunya adalah prajurit-prajurit yang membangkang atau tidak setia pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi.

Advertisement

(Ikan Dewa atau Kancra Bodas (Labeobarbus Doumensis) di Tempat Pemandian Air Cibulan, Kuningan Jawa Barat (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

Advertisement

Lalu, prajurit-prajurit pembangkang tersebut kemudian dikutuk oleh Prabu Siliwangi sehingga menjadi ikan. Konon, ikan tersebut dari dulu hingga sekarang jumlahnya tidak berkurang maupun bertambah. Dan ada mitos lainnya, jika  kolam dikuras, Ikan Dewa ini akan hilang entah kemana, namun saat kolam diisi air, mereka akan kembali lagi dengan jumlah seperti semula.

Dan, berdasarkan penelitian, Cibulan adalah objek wisata paling tertua di Kuningan. Objek wisata ini diresmikan Bupati Kuningan RAA Mohamand Achmad, pada 27 Agustus 1939.

Advertisement

Saat ditemui Industry.co.id, Direktur Utama Objek Wisata Alam Cibulan Didi Sutardi, mengatakan, untuk lebih menarik wisatawan yang berkunjung ke Cibulan Ia pun menambahkan wahan lainnya.

"Selain kolam, para pengunjung juga dapat menikmati wahana lainnya, seperti sepeda gantung, angsa gowes, sepeda air, spot berfoto, dan tempat refleksi atau terapi ikan, panahan dan flying fox," katanya kepada Industry.co.id, di Kuningan, Sabtu (23/12/2017).

Terlepas dari benar atau tidaknya legenda itu sampai saat ini tidak ada yang berani mengambil ikan ini karena ada kepercayaan bahwa barang siapa yang berani mengganggu ikan-ikan tersebut akan mendapatkan kemalangan.

Untuk tiket masuknya, pengunjung dapat membayar Rp 18 ribu untuk anak-anak. Sedangkan, untuk orang dewasa Rp 20 ribu. Sementara untuk menikmati wahana lainnya tidak termasuk dengan biaya tiket. Untuk wahana Sepeda gantung senilai Rp 25 ribu, flying fox Rp 15 ribu, terapi ikan Rp 5 ribu, dam panahan Rp 10 ribu.

Selain itu, para pengunjung juga dapat menikmati kesegaran dari tujuh mata air yang terdapat di sudut barat pemandian yang dikeramatkan yang bernama Tujuh Sumur. Tujuh mata air ini berbentuk kolam-kolam kecil yang masing-masing mempunyai nama tersendiri, yaitu: Sumur Keja