Berkunjung ke Cirebon, Yuk! Mencicipi Kuliner Empal Gentong H. Apud

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 23 Desember 2017 - 09:41 WIB

Kuliner Empal Gentong H. Apud Cirebon (Foto Dije)
Kuliner Empal Gentong H. Apud Cirebon (Foto Dije)

INDUSTRY.co.id - Cirebon-Berkunjung ke suatu daerah di Indonesia, kurang afdol jika tidak mencicipi kuliner khas di daerah tersebut. Salah satunya, jika berkunjung ke Kota Cirebon jangan sampai lupa mencicipi kuliner khasnya yaitu Empal Gentong.

Cirebon memang kota yang terkenal dengan udangnya tetapi, juga terkenal kuliner Empal Gentongnya juga. Salah satunya, jika Anda berniat mencicipi Empal Gentong yang melegenda di Cirebon, bisa mengunjungi ke Empal Gentong H. Apud.

Empal Gentong H. Apud, terletak di Jalan Raya. Irm H. Djuanda No. 24, Battembat, Tengah Tani, Cirebon, Jawa Barat. Tim Industry.co.id bersama tim dari Kementerian Pariwisata dan Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) berkesempatan untuk mencicipi si kuliner yang melegenda ini.

Berdiri sejak tahun 1994, Empal Gentong H. Apud tak pernah sepi pengunjung hingga saat ini. Menurut Regina, salah satu tour guide Kami selama di Cirebon mengatakan, Empal Gentong merupakan salah satu makanan khas Cirebon. Makanan ini berkuah, karena masaknya di gentong jadi namanya Empal Gentong.

"Kenapa dinamakan Empal Gentong sejenis makanan berkuah, karena dulu belum ada panci, makanya masaknya secara tradisional, yakni di gentong," cerita Regina, di Cirebon, Jumat (22/12/2017).

Selain memasak dengan gentong, makanan ini juga dimasak menggunakan kayu bakar yang berbeda dengan kayu bakar lainnya.

"Dari dulu juga masaknya juga sudah tradisional, selain pakai gentong juga pakai kayu bakar. Kayunya khusus yakni dari kayu asem. Karena, ada aromanya yang terkandung yang bisa meresap ke gentong yang membuat kuahnya mempunyai aroma yang khas," jelas Regina.

Empal Gentong H. Apud sendiri menggunakan daging sapi yang masih fresh yang dipotong di tempat penjagalan hewan.

Untuk menunya, selain Empal Gentong ada juga Empal Asem, Sate Kambing muda, Nasi Lengko dan Tahu Gejrot. Untuk harga Empal Gentong dapat dibanderol Rp 22 ribu, Empal Asem seharga Rp 22 ribu, untuk Sate Kambing Muda Rp 40 ribu dan, Nasi Lengko Anda bisa menikmati dengan cukup membayar Rp 15 ribu.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aldila Warganda SH (kiri) dan Rheno Halomoan Setjo SH yang menjadi penjamin kepulangan Ratih (kerudung). TKW yang dua tahun terlantar di Dubai.

Selasa, 21 Mei 2019 - 09:27 WIB

Alasan Kemanusiaan, Aldila Warganda SH Jadi Penjamin Kepulangan TKW Ratih Dari Dubai

Aldila Warganda SH dari Kantor Pengacara Satria Tarigan & Aldila Warganda Legal Consultan menjadi penjamin kepulangan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Ratih yang sudah dua tahun terlunta…

Kegiatan transaksi di kantor BRI Syariah

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:51 WIB

BRI Syariah dan Paytren Kembangkan Sistem Skema Onboarding Account

Jakarta --- Menindaklanjuti nota kesepahaman antara BRIsyariah dan Paytren perihal Pemanfaatan Jasa Perbankan Syariah yang telah ditandatangani pada tanggal 26 April 2019 dalam acara Indonesia…

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (twitter.com/budikaryas)

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:33 WIB

Menhub Prediksi Jumlah Pemudik Tahun Ini Naik Jadi 23 Juta Orang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memprediksi jumlah pemudik pada tahun 2019 akan meningkat mencapai 23 juta orang pemudik. Tren kenaikan sebanyak 6 persen dari tahun 2018 ini mengikuti…

Direktur Utama BNI Syariah saat memberikan santunan ke anak Yatim

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:13 WIB

BNI Syariah Salurkan Bantuan Rp 1,4 Miliar

Jakarta - Serentak di 76 titik di Indonesia, BNI Syariah menggelar kegiatan sosial bertajuk 'Kisah Cinta Hasanah' bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT). Acara ini dalam rangka Milad…

Pedagang bawang putih di salah satu pasar tradisional

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:04 WIB

Uniknya Strategi Menuju Swasembada Bawang Putih

Jakarta - Di tengah pro kontra langkah Indonesia yang masih impor dalam memenuhi kebutuhan konsumsi bawang putih, Ditjen Hortikultura memastikan pertanaman bawang putih lokal terus on the track…