Hari Ini, Kemenperin Laporkan Kinerja Sektor Industri Tahun 2015-2017 Serta Target Pertumbuhan Industri 2018

Oleh : Ridwan | Senin, 11 Desember 2017 - 07:22 WIB

Sekjen Kemenperin, Haris Munandar
Sekjen Kemenperin, Haris Munandar

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Kementerian Perindustrian akan menyelenggarakan Seminar Nasional Outlook Industri 2018 yang akan dilaksanakan pada hari Ini, Senin (11/12/2017) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Seminar yang akan resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan mengundang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution untuk menjadi pembicara kunci.

Selanjutnya, kegiatan akan diisi dengan diskusi panel, yang menghadirkan para narasumber antara lain Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan P Roeslani, Presiden Direktur A.T. Kearney Indonesia Shirley Santoso, serta Fithra Faisal Hastiadi selaku akademisi. Diskusi ini akan dipandu oleh Direktur Indef Enny Sri Hartati.

Sekjen Kemenperin, Haris Munandar mengatakan, “Dalam seminar tersebut, kami akan laporkan mengenai kinerja sektor industri periode tahun 2015-2017, dan target pertumbuhan industri tahun 2018 yang meliputi pertumbuhan dan kontribusi terhadap PDB, penyerapan tenaga kerja, rencana investasi, serta perkiraan penerimaan pajak.”

Selain itu, menurut Sekjen, pihaknya juga akan menyampaikan sektor-sektor industri prioritas yang berkontribusi pencapaian target pertumbuhan ekonomi pada tahun depan, pelaksanaan proyek-proyek strategis industri nasional yang akan dibangun tahun 2018, dan strategi pencapaian target pertumbuhan industri tahun 2018.

Menurut Haris, tujuan diselenggarakannya Seminar Nasional Outlook Industri 2018, di antaranya adalah untuk meningkatkan koordinasi dan harmonisasi pelaksanaan kebijakan ekonomi dalam rangka akselerasi pertumbuhan industri, menghimpun dukungan seluruh pemangku kepentingan guna menyelesaikan permasalahan, kendala dan tantangan sektor industri, serta menjaring ide dan pemikiran dari para pemangku kepentingan guna mendorong inovasi industri yang berdaya saing.

Haris menegaskan, pembangunan industri yang komprehensif perlu dukungan modal dasar dan prasyarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN), modal dasar yang diperlukan berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, serta teknologi, inovasi, dan kreativitas.

"Sedangkan prasyarat yang diperlukan berupa ketersediaan infrastruktur dan pembiayaan yang memadai, serta didukung oleh kebijakan dan regulasi yang efektif," tutupnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin, Putu Juli Ardika

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:15 WIB

AMMDes Pengumpan Ambulans Jadi Pilot Project di Banten

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan pada Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) di seluruh daerah Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:40 WIB

Bikin SDM Industri Kompetitif, Kemenperin Susun Kurikulum Hingga Usul Insentif

Kementerian Perindustrian terus memacu ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor industri. Langkah strategis yang telah dilakukan, salah satunya adalah pelaksanaan pendidikan…

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira Puspadewi

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:00 WIB

Sinergi Pengembangan Destinasi Pariwisata baru di Bakauheni, Lampung

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoerdan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira…

Dirjen Bina Konstruksi selaku Ketua Komite K2 Syarif Burhanuddin

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:55 WIB

Ini Hasil Evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi Atas Peristiwa Runtuhnya Formwork Pierhead Tol BORR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah melakukan evaluasi atas…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:10 WIB

Hari Ini Aksi Profit Taking Warnai Bursa Saham

Jakarta - Pergerakan IHSG secara teknikal bergerak kembali mengalami konsolidasi bertahan diatas 6400 yang merupakan level psikologis secara teknikal. Pergerakan break out support Moving Average…