INDUSTRY.co.id - Jakarta-Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2018 secara keseluruhan akan lebih baik dari tahun 2017.

"Over all secara pertumbuhan tahun 2018 akan lebih baik dari tahun 2017," ujar Rosan kepada awak media seusai konferensi pers Rapimnas Kadin di Jakarta (4/12/2017).

Pertumbuhan ekonomi Indonesia memang sedang dalam masa perputaran balik. Sejak 2016 Indonesia telah berhasil memutarbalikkan arah perkembangan ekonomi, dari perlambatan menjadi percepatan. Meski sudah berbalik arah, namun perkembangan ini memang masih memiliki angka yang terbilang rendah.

"Meski berjalan lambat, kami (Kadin) optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih stabil di angka 5,3-5,4%," terangnya.

Saat ditanya awak media terkait 2018 tahun politik, Rosan menjelaskan, kita sudah terbiasa menghadapi Pilkada dan kita juga sudah bisa menghadapinya dengan baik.

"Ini bukan sesuatu hal yang pertama dan baru. Mestinya sih oke-oke saja, jangan malah kuatir dengan adanya Pilkada. Bayak terlalu banyak berburuk sangka," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengungkapkan, ada sejumlah hal yang membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia berkualitas, meski masih kecil angkanya. Antara lain melihat pergerakan tingkat kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan atau gini ratio yang membaik.

"Pertumbuhan ekonomi berkualitas itu selain pertumbuhan yang cukup baik, cukup tinggi atau tidak, bagaimana tingkat penganggurannya, bagaimana tingkat kemiskinannya, bagaimana gini rationya, semuanya menunjukkan baik, kita, dalam 2 tahun terakhir," ucap Darmin.

Darmin juga memperkirakan pada 2018 mendatang, Indonesia bisa meraih pertumbuhan ekonomi hingga 5,4% yang dihasilkan dari pembangunan-pembangunan yang sedang di lakukan pemerintah saat ini.

"Kesimpulannya bagaimana tahun depan? Ya memang kita pondasinya sudah mulai dibangun dengan baik, belum selesai, pada saat dia mulai menghasilkan, sebagian infrastruktur itu belum selesai. Tapi sebagian masih dibangun dan kalau selesai baru dampaknya keluarnya cepat," tutupnya.