Penguatan Kurs Ringgit Berpotensi Tekan Harga CPO Malaysia Hingga 2.260 Ringgit per Ton

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 29 November 2017 - 14:51 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kendati ditutup turun pada perdagangan Selasa (28/11/2017), harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia secara teknikal masih berpeluang turun hingga titik support psikologis 2.400 ringgit per ton, bahkan hingga 2.260 ringgit per ton.

Penurunan tersebut disebabkan oleh apresiasi kurs ringgit Malaysia sebesar 0,4% pada Selasa (28/11/2017). Itu mendekati level tertinggi ringgit Malaysia dalam 1 tahun terakhir ini.

Memburuknya kinerja harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) akibat ketidakpastian hasil pertemuan OPEC pada pekan ini turut mendorong penurunan harga CPO Malaysia tersebut.

Sementara itu, Intertek Testing Services, dan Societe Generale de Surveillance, menyebutkan, ekspor CPO Malaysia sepanjang 1 hingga 25 November 2017 mengalami penurunan antara 8,4-8,6% dibandingkan periode yang sama pada Oktober 2017. (Abraham Sihombing

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani (Foto:jurnas)

Jumat, 03 Juli 2020 - 01:15 WIB

Pengusaha: Berapapun Stimulus yang Diberikan, Kalau Masyarakat Tidak Bergerak, Percuma

Dunia usaha tengah mengalami masalah krusial dalam menumbuhkan permintaan. Hal ini menjadi penting karena berapapun stimulus ekonomi yang disuntikkan tetap percuma jika tidak ada permintaan.

Penerbangan Batik Air Sesuai Protokol Kesehatan

Jumat, 03 Juli 2020 - 00:05 WIB

Gawat! Industri Penerbangan 'Mati Suri', Lion Air Group Rumahkan Ribuan Karyawan

Maskapai Lion Air Group menyampaikan penjelasan sehubungan dengan kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan.

Banyaknya berita bohong dan provokatif membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan gerah.

Kamis, 02 Juli 2020 - 21:53 WIB

Penebar Hoax Likuiditas Perbankan Ditangkap, BTN: Likuiditas BTN Aman dan Nasabah Perbankan Jangan Panik

Jakarta-Pekan ini beredar hoax yang menyatakan kondisi beberapa bank di Indonesia mengalami kesulitan likuiditas. Bahkan ada yang melakukan provokasi agar nasabah mengambil seluruh dananya di…

Green Pramuka City

Kamis, 02 Juli 2020 - 19:45 WIB

Pengelola Green Pramuka City Fasilitasi Pemilik Unit Hadapi PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat

Green Pramuka City memfasilitasi para pemilik unit dengan menyediakan kuasa hukum independen untuk kepentingan administrasi dan pengurusan PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Kamis, 02 Juli 2020 - 18:30 WIB

Sebut Sudah 7 Perusahaan Relokasi, Kepala BKPM: 17 Investor Asing Baru Lainnya Siap Menyusul

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia Menyampaikan ada sekurangnya 17 investor asing baru yang membenamkan modalnya di Indonesia.